Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Amankan Tiga Tersangka Sabu – Sabu

04 Oktober 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TERLIBAT JARINGAN SS: Tiga tersangka peredaran sabu – sabu digiring petugas di Mapolres Lamongan kemarin (3/10).

TERLIBAT JARINGAN SS: Tiga tersangka peredaran sabu – sabu digiring petugas di Mapolres Lamongan kemarin (3/10). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Tiga tersangka peredaran sabu – sabu diamankan dari tempat berbeda. Kali pertama, Asafik, 29, asal Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu dan Kohar Hendro Wahyudi, 32, asal Desa Sidorejo, Kecamatan Deket yang diamankan.

Keduanya ditangkap saat hendak bertransaksi di sekitar SPBU Desa Dinoyo, Kecamatan Deket. Dari hasil pengembangan, polisi lalu mengamankan Syadullah, 33, warga Desa Takerankelanting, Kecamatan Tikung di rumahnya.

‘’Tiga tersangka ini satu rentetan melakukan penjualan sabu – sabu di Lamongan dengan peran berbeda,’’ ujar Kasatnarkoba Polres Lamongan, Iptu Khusen, kemarin (3/10).

Dia menjelaskan, pihaknya awalnya mendapatkan informasi adanya peredaran sabu – sabu di wilayah Deket. Mobil Honda Brio L 1086 GY yang ada di lokasi SPBU dicurigai petugas karena sebelumnya mondar – mandir. Saat didekati dan digeledah, ditemukan satu klip sabu – sabu.

‘’Dilakukan pengembangan, ternyata barang tersebut didapat dari tersangka Syadullah,’’ tuturnya.

Di rumah Syadullah, petugas menemukan empat klip sabu sabu dan beberapa plastik klip kosong. ‘’Pemilik barang asalnya Syadullah. Dua tersangka menjadi kurir untuk pengiriman diberikan upah Rp 200 ribu, tergantung berat yang dikirimkan,’’ imbuhnya.

Dari tangan Asafik dan Kohar, barang buktinya satu klip sabu – sabu 3,93 gram, dua handphone, dan uang Rp 3 juta, serta mobil Brio merah beserta STNK. Sedangkan dari Syadullah, diamankan empat klip sabu – sabu seberat 5,35 gram, tiga handphone, dan uang Rp 850 ribu.

Syadullah di hadapan petugas mengatakan, dirinya berjualan barang haram itu sekitar setahun. Sabu diambilnya dari seorang teman di Madura. Sekali pengambilan di wilayah Madura, sekitar 10 gram. Barang tersebut habis terjual selama dua minggu.

‘’Untuk 1 gram sabu – sabu dijual Rp 1,6 juta, sudah untung Rp 500 ribu,’’ katanya.

(bj/jar/mal/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia