Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Raih WTP Tiga Kali Berturut-Turut

Raih Penghargaan Keuangan Terbaik Kedua se-Jatim

04 Oktober 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MEMBANGGAKAN: Bupati Fadeli menerima penghargaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, yang diserahkan Wakil Menteri Keuangan, Prof Dr Mardiasmo di Gedung Grahadi, Rabu (2/10).

MEMBANGGAKAN: Bupati Fadeli menerima penghargaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, yang diserahkan Wakil Menteri Keuangan, Prof Dr Mardiasmo di Gedung Grahadi, Rabu (2/10). (HUMAS PEMKAB LAMONGAN FOR JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pemkab Lamongan meraih penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2018 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bahkan penghargaan yang diraih Pemkab Kota Soto tersebut merupakan yang terbaik kedua se-Jawa Timur, setelah Pemkab Pacitan. Tahun ini opini WTP tersebut diraih Pemkab Lamongan untuk kali ketiga secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).  

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Keuangan, Prof Dr Mardiasmo kepada Bupati Lamongan, Fadeli di Gedung Grahadi Surabaya Rabu (2/10). ‘’Penghargaan ini patut disyukuri dan akan menjadi motivasi bagi Pemkab Lamongan dan seluruh jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan APBD,’’ tutur Bupati Fadeli.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Lamongan, antara lain karena pengelolaan keuangannya yang akuntabel. Antara lain, penyerapan anggaran dan penyerahan kelebihan anggaran yang tepat waktu.

WTP TIGA KALI: Kepala Perwakilan BPK Jatim, Harry Purwaka saat menyerahkan opini WTP kali ketiga kepada Bupati Lamongan, Fadeli, Mei lalu.

WTP TIGA KALI: Kepala Perwakilan BPK Jatim, Harry Purwaka saat menyerahkan opini WTP kali ketiga kepada Bupati Lamongan, Fadeli, Mei lalu. (HUMAS PEMKAB LAMONGAN FOR JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Bupati Fadeli menegaskan, Pemkab Lamongan bertekad meraih opini WTP hingga lima kali berturut-turut, bersamaan dengan berakhirnya masa bakti bupati pada 2021. Opini WTP tersebut diraih Pemkab Lamongan kali pertama pada 2016. Setelah itu berturut-turut diraih setiap tahun, yakni pada 2017 dan 2018.

Menurut Bupati Fadeli, prestasi itu didapatkan seiring dengan Standar Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Lamongan yang sudah berpredikat A. “Prestasi yang diperoleh Pemkab Lamongan ini bukan hasil instan. Namun melalui proses terstruktur dengan mengedepankan pembenahan fungsi dan sistem pengendalian internal,” terangnya.

Fadeli mengungkapkan, arahan dan catatan dari BPK dari tahun-tahun sebelumnya terus diperbaiki sehingga menurunkan tingkat kesalahan, serta pengelolaan keuangan menjadi semakin efektif dan efisien. “Ini juga menunjukkan bahwa roda pemerintahan di Lamongan telah dikelola secara akuntabel,” tandasnya.

Dia berharap, Pemkab Lamongan bersama seluruh jajaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus konsisten dalam upaya meningkatkan akuntabilitas. Terlebih, ada sejumlah regulasi baru terkait pengelolaan keuangan daerah yang harus diadopsi. Seperti transaksi keuangan non tunai yang sudah 100 persen diterapkan Pemkab Lamongan. “Prestasi yang sudah baik ini kami harap secara konsisten dipertahankan. Sehingga jika pengelolaannya baik, akuntabilitas kinerjanya mantap, maka program dan kegiatan yang dijalankan akan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

(bj/*/feb/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia