Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Features
Maria Ernawati, Guru Berprestasi Nasional

Perlakukan Siswa Layaknya Anak Sendiri

Oleh: YUDHA SATRIA ADITAMA

29 September 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TELADAN: Kepala SMKN 1 Palang Maria yang rutin menjuarai berbagai kompetisi.

TELADAN: Kepala SMKN 1 Palang Maria yang rutin menjuarai berbagai kompetisi. (MOCH ARIF NAFIK/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN memiliki guru berprestasi nasional. Dia adalah Maria Ernawati. Peraih penghargaan Satya Lencana Prestasi dari Presiden Joko Widodo ini sekarang bertugas sebagai kepala SMKN 1 Palang.

Maria, panggilan akrabnya bersemangat ketika ditanya perjalanannya dalam meraih beragam prestasi. Mulai tingkat kota/kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional. Pendidik ini juga sering jadi jujukan sejumlah guru yang mengikuti kompetisi guru berprestasi. Maklum, Maria adalah satu-satunya guru berprestasi nasional yang masih aktif mengajar di Tuban.

Pendidik lulusan pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mahardika Surabaya ini merupakan peraih penghargaan Satya Lencana Prestasi dari Presiden Joko Widodo. Penghargaan tersebut diserahkan presiden di Sentul International Convention Centre pada 27 November 2015. Saat itu, dia masih berstatus guru bahasa Inggris SMKN 3 Surabaya. ‘’Alhamdulillah, itu salah satu prestasi membanggakan dalam hidup saya,’’ ucapnya bersyukur.

Berkat penghargaan tertinggi di dunia pendidikan Indonesia tersebut, Maria dipercaya Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjabat kepala SMKN 1 Palang sejak Januari 2019. Dengan menugaskan di Bumi Wali, dinas pendidikan provinsi berharaga dia bisa menularkan prestasinya kepada guru dan siswanya.

Terbukti, baru beberapa bulan menjabat, salah satu anak didiknya di SMKN 1 Palang berhasil mewakili Indonesia di event internasional yang diselenggarakan di Beijing, Tiongkok.

Pendidik 53 tahun ini memang layak menyandang gelar guru berprestasi nasional. Sejak sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi, Maria menyandang titel siswa teladan. Dia juga pernah menyabet juara satu delegasi kompetisi dan pertukaran budaya di Korea Selatan pada 2007. Juga, juara 1 guru SMK/SMA berprestasi di Kota Surabaya 2008 dan juara 1 guru ideal SMK Kota Surabaya 2009.

Rentetan prestasi lain membawanya meraih predikat guru berprestasi nasional pada 2015. Tak hanya level nasional. Kiprah Maria juga hingga internasional. Beberapa kompetisi dan kegiatan di luar negeri juga sering diikuti. ‘’Niat saya ikut berbagai kompetisi hanya untuk menimba ilmu dan wawasan sebanyak mungkin, jika dapat predikat atau juara, saya anggap bonus,’’ kata pendidik yang tinggal di Perumnas Tasikmadu, Tuban ini.

Meraih predikat guru berprestasi nasional tidaklah mudah. Harus melalui berbagai tahap. Dan, tentu saja wajib menjadi juara kompetisi guru berprestasi mulai tingkat sekolah, kota/kabupaten, hingga provinsi. Kompetisi tersebut melombakan kemampuan mengajar, kepribadian, sosial, dan kompetensi profesional. Empat kriteria tersebut tentu sudah dikantongi Maria. ‘’Aktif mencetak siswa berprestasi nasional dan internasional juga menjadi penilaian tersendiri,’’ ungkapnya.

Ditanya tips dan trik meraih predikat guru berprestasi nasional, suami Marsiman ini menjawab, kuncinya ada pada diri sendiri. Terpenting, sebagai guru harus paham tanggung jawab. Baik terkait tugas maupun tanggung jawab atas kesuksesan anak didik. ‘’Kuncinya, saya selalu menganggap seluruh anak didik layaknya anak sendiri. Kepribadian siswa harus dipahami luar hingga dalam, dengan demikian muncul tanggung jawab pendidik,’’ jelasnya.

Yang diucapkan Maria tak sebatas retorika. Kesehariannya, dia dikenal sangat aktif memerhatikan anak didiknya. Bahkan, jika ada siswa yang tidak masuk, dia sendiri yang menelepon ke ponsel yang bersangkutan untuk menanyakan keadaannya. Dia juga membuka layanan konsultasi untuk siswa-siswinya yang mempunyai permasalahan dalam belajar. Melalui pendekatan personal tersebut, ibu tiga anak ini bisa membimbing seluruh peserta didiknya menggapai mimpi.

(bj/yud/ds/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia