Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Siap Ikuti Kejurprov, Benahi Endurance

21 September 2019, 15: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MULAI BERLATIH: Para atlet kick boxing Lamongan mulai latihan kembali pasca rehat sebulan, untuk menghadapi kejurprov Desember mendatang.

MULAI BERLATIH: Para atlet kick boxing Lamongan mulai latihan kembali pasca rehat sebulan, untuk menghadapi kejurprov Desember mendatang. (AUDINA HUTAMA PUTRI/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Usai rehat sekitar sebulan, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Kick Boxing Indonesia (KBI) Lamongan kembali menggelar latihan intensif mulai bulan ini. Sebab  Desember mendatang para atlet akan mengikuti Kejuaraan Tingkat Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur (Jatim). Berdasarkan hasil evaluasi dari pertandingan sebelumnya, seperti ekshibisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI JAtim 2019, endurance (stamina) para atlet perlu dibenahi. Sehingga  pelatih menerapkan latihan berbasis sport science agar lebih terukur.

Wakil Ketua Pengkab KBI Lamongan Nuruddin Kholid A mengungkapkan, secara keseluruhan kekurangan atlet Lamongan terletak pada endurance. Namun, mereka juga memiliki kelebihan di segi power (kekuatan) dan speed (kecepatan). Untuk mengatasinya, porsi latihan speed dan power justru akan ditambah.

’’Dari dulu Lamongan terkenal menang dari segi power dan speed. Tapi tenaganya mudah habis. Jadi latihannya berbasis sport science karena kemampuan anak tidak bisa pukul rata. Kalau power dan speed naik, pasti endurance juga ikut naik,’’ ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (20/9).

Menurut dia, setiap latihan membutuhkan waktu sekitar 60 sampai 90 menit. Sesi recovery atau jeda justru cukup lama. Antara dua hingga 15 menit. Itu dilakukan agar atlet tidak tersiksa dengan over training.

Dalam kejurprov nanti, dia rencananya akan mengikutsertakan sekitar 12 hingga 15 atlet. Rinciannya, 8 atlet di kategori full contact dan 3 atlet di kategori logic. Mereka memiliki potensi mendapatkan medali emas di kategori tersebut. ’’Ingin nambah di kategori full contact. Berdasarkan latar belakang atlet yang beragam ada dari pencak silat dan wushu, lebih potensi emas di kategori full contact dan logic,’’ jelasnya.

Didin, sapaan akrabnya, menambahkan, mayoritas atlet kick boxing berasal dari berbagai latar belakang bela diri. Sehingga Pengkab KBI Lamongan juga tak jarang mengajak atlet-atlet lain untuk bergabung dan mengisi formasi yang dibutuhkan.

(bj/din/feb/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia