Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Lima Fraksi Belum Serahkan AKD

19 September 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Alat kelengkapan DPRD (AKD) hingga kemarin (18/9) tak kunjung lengkap. Hanya Fraksi (F)-PAN  dan F-Gerindra  yang sudah menyerahkan susunan anggotanya untuk komisi, badan anggaran (banggar), badan musyawarah (bamus), bapemperda, dan badan kehormatan.

‘’Iya baru dua fraksi itu yang sudah kami terima,’’ tutur Sekretaris DPRD, Lamongan Aris Wibawa kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (18/9).

Sementara F-PDIP, F-PKB, Fraksi Partai Demokrat (F-PD), F-Golkar, dan Fraksi Persatuan Nasional Rakyat Indonesia (F-PNRI) belum menyerahkan nama untuk AKD. Aris mengaku sudah berkomunikasi dengan lima fraksi yang belum menyerahkan AKD tersebut.

‘’Saya sudah berkomunikasi dengan ketua di lima fraksi itu,’’ ujar mantan Asisten Administrasi Pemkab Lamongan tersebut.

Menurut dia, AKD sangat strategis kedudukannya di DPRD Lamongan. Pihaknya mendorong agar AKD secepatnya terbentuk. Aris mengatakan, dirinya menyerahkan komposisi AKD pada masing-masing fraksi, yang mayoritas masih melakukan lobi politik di parlemen.

‘’Jika minggu ini AKD kelar, kami akan umumkan dalam rapat paripurna. Semoga sebelum akhir bulan ini pimpinan definitif sudah bisa dilantik usai menerima SK dari gubernur Jatim,’’ ujar mantan kepala Bappeda Lamongan tersebut.

Ketua F-PKB, M Fredy Wahyudi, membenarkan bahwa fraksinya belum menyerahkan AKD. Versi dia, tahapan AKD dilaksanakan setelah adanya pelantikan pimpinan definitif. 

‘’Sesuai tahapan kan pembentukan fraksi, tata tertib (tatib), pimpinan definitif, setelah itu baru AKD,’’ ujar politisi asal Kecamatan Pucuk tersebut.

F-PKB bakal menyerahkan susunan AKD setelah pelantikan pimpinan definitif DPRD Lamongan.

Seperti diketahui, empat usulan pimpinan definitif telah diumumkan. Meliputi Abdul Ghofur (PKB), Retno Wardhani (Partai Demokrat), Darwoto (PDIP), dan Wiji (PAN).

‘’Akan kita serahkan setelah pelantikan pimpinan definitif nanti,’’ imbuh politisi berkacamata tersebut.

Pria yang juga menjabat ketua tim perumusan tatib DPRD Lamongan itu memastikan, perumusan tatib DPRD sudah dirampungkan. Kini berkas sudah dikirimkan ke Provinsi Jatim.

‘’Sudah selesai. Kita tinggal menunggu pengesahan dari gubernur Jatim,’’ ujarnya.

Ketua FPNRI Lamongan, M Na’im, mengatakan, pihaknya belum membahas alat kelengkapan dewan. Dia juga menunggu pimpinan definitif dilantik. Menurut Na’im, teknisnya, AKD ditetapkan setelah pimpinan definitif. Karena itu, dia merasa masih ada waktu panjang untuk usulan tersebut. “Kita tunggu dulu definitifnya dan belum tahu kapan diusulkan,” ujarnya.

Ketua F-PDIP, Ratna Mutia Marhaeni, juga belum bisa memperkirakan kapan bakal menyerahkan AKD.  ‘’Nanti kita masih rapat dulu. Nanti kalau sudah klir, akan kita konfirmasi,’’ ujar Ratna saat dikonfirmasi via ponsel.

Sekretaris F-Golkar, Uji Silvian Effendi, mengatakan, fraksinya masih merencanakan rapat di internal terkait AKD. Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan menyerahkan AKD.  ‘’Mau dirapatkan dulu dalam waktu dekat pasti dikirimkan,’’ kata Ujik. 

(bj/ind/rka/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia