Sabtu, 25 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Satu Pengendara Tewas Laka di Kapas

Meski Laka Lantas Menurun, Tetap Waspada

16 September 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

LALU LINTAS: Kepolisian menggelar razia selama Ops Patuh Semeru. Razia ini untuk menekan angka kecelakaan.

LALU LINTAS: Kepolisian menggelar razia selama Ops Patuh Semeru. Razia ini untuk menekan angka kecelakaan. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pelanggaran pengendara anak di bawah umur masih dominan. Hal itu setelah digelar Operasi Patuh Semeru 2019 selama 13 hari. Kesadaran tertib berlalu lintas perlu ditingkatkan.

Data Satlantas Polres Bojonegoro, jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru, mengalami penurunan 73,3 persen. Selama operasi patuh tahun ini, jumlah kecelakaan 8 kejadian, dengan korban jiwa 10 orang. Satu orang luka berat dan 9 orang luka ringan dengan kerugian material Rp 3,8 juta.

Sedangkan tahun lalu, angka laka lantas 30 kejadian. Korban jiwa 62 orang, 2 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 57 orang luka ringan, serta kerugian material Rp 46 juta.

“Kesadaran masyarakat tertib berlalu lintas tentu mengalami peningkatan, tetapi pelaku pelanggar masih didominasi pengguna jalan di bawah umur,’’ kata Kasatlantas Polres AKP Aristianto Budi Sutrisno.

‘’Kami imbau kepada orang tua tetap mengawasi anaknya yang belum memiliki SIM. Jangan diberikan memakai kendaraan bermotor,” ungkap dia.

Sementara itu, pasca operasi patuh kemarin ada satu nyawa melayang di jalan raya. Tepatnya di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut wilayah Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, sekitar pukul 16.15 pada Sabtu (14/9) lalu.

Motor Vario nomor polisi (nopol) L 6294 VK dikendarai Herwahyudi, 27, berboncengan dengan Eka Yuliastutik, 26, dan Anindia Alifa Azahra, 3, ketiganya warga Kelurahan Sememi, RT 005/RW 003, Kecamatan Benowo, Surabaya.

Motor kontra dengan truk gandeng nopol S 9866 UA, yang dikemudikan Suwartono, 65, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Kapolsek Kapas AKP Sukirman menjelaskan, motor Vario tersebut hendak mendahului truk gandeng, diduga pendendara motor kurang konsentrasi hingga mengakibatkan oleng dan kehilangan kendali. Sehingga motornya terjatuh ke kiri, dan masuk ke kolong truk.

Akibatnya, pembonceng motor Eka Yuliasturik meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara motor berikut seorang pembonceng lainnya, mengalami luka ringan.

“Jenazah pembonceng motor oleh petugas selanjutnya di evakuasi ke RSUD Bojonegoro,” ucap Kapolsek.

(bj/gas/rij/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia