Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
1 Perseru Badak Lampung FC Vs Persela 1

Sering Gagal Pertahankan Kemenangan

12 September 2019, 15: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SEMAKIN PADU: Trio ujung tombak Persela, Sugeng Efendi, Rafinha, dan Alex Gonzalves semakin padu untuk saling mendukung dalam mencetak gol.

SEMAKIN PADU: Trio ujung tombak Persela, Sugeng Efendi, Rafinha, dan Alex Gonzalves semakin padu untuk saling mendukung dalam mencetak gol. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela menahan imbang 1-1 tuan rumah Perseru Badak Lampung FC (BLFC) di Stadion Partriot Chandrabhaga, kemarin sore (11/9). Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu unggul lebih dulu berkat gol Alex Dos Santos menit ke-27. Namun, kemenangan di depan mata harus buyar setelah Marquinhos menyamakan kedudukan di menit 84 lewat tendangan bebas. 

‘’Kita syukuri atas hasil ini. Walaupun sebenarnya secara taktikal, kita bisa memenangkan pertandingan,'' tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (11/9). 

Persela tampil cukup percaya diri dengan menurunkan empat penggawa asingnya yakni Alex, Rafael Gomes De Olivera (Rafinha), Kei Hirose, dan stoper asing anyarnya, Demerson Bruno Silva. Dan penggawa Persela cukup mendominasi sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. ‘’Saya instruksikan kepada anak-anak untuk tampil menyerang,'' ujar Nil. 

Persela membuka peluang di menit ke-11. Alex Dos Santos mampu merangsek di sisi kiri pertahanan BLFC, namun tendangannya masih menyamping. Selanjutnya, giliran Rafinha yang memiliki peluang di menit 24. Tapi sundulannya masih belum menemui sasaran. ‘’Kita memiliki banyak peluang. Tidak hanya dari Alex, tapi juga dari second line,'' terang pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut. 

Alex akhirnya memecah kebuntuan Persela di menit ke-27. Sugeng memberikan umpan pendek kepada Alex. Dengan tenang pemilik nomor punggung 10 di Persela itu mampu menceploskan bola ke gawang BLFC. Setelah itu Laskar Joko Tingkir semakin membombardir gawang tuan rumah. Terhitung ada dua peluang emas, salah satunya ketika Sugeng tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang BLFC. Sayang tendangannya masih lemah mengarah tepat kepelukan kiper lawan.  Skor 0-1 untuk Persela menutup laga di babak pertama. 

Masuk babak kedua Persela tak mengendurkan serangan. Berulang kali Alex, Sugeng, dan Rafinha menciptakan peluang. Namun penyelesaian akhir yang masih buruk, membuat banyak peluang terbuang sia-sia. 

Sesekali tuan rumah membangun serangan. Di menit ke-84, BLFC memiliki peluang emas melalui servis tendangan bebas. Marquinhos yang ditunjuk menjadi eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung kiper Persela Dian Agus Prasetya. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. ''Tapi itulah sepakbola, dimenit ke-82 ada free kick, dan terjadi gol di menit ke-84,'' tukas Nil. 

Hasil ini membuat Persela belum mampu memperbaiki posisi di klasemen Liga 1. Yakni masih tertahan di posisi ke-15 dengan raihan 16 poin. Nil Maizar mengaku bakal mengevaluasi hasil pertandingan ini. ''Saya rasa hilang konsentrasi. Hal-hal seperti itu tidak perlu terjadi. Tapi kita apresiasi perjuangan anak-anak,'' imbuhnya. 

Setelah ini, Persela langsung mempersiapkan diri menghadapi putaran kedua. Tim berkaus kebesaran biru muda itu bakal menantang tuan rumah Persipura Jayapura, Minggu (15/9). Kemungkinan Persipura bakal menjadikan Gelora Delta Sidoarjo sebagai homebase menjamu Persela. ''Semoga ke depan Persela bisa lebih lagi. Terutama bagimana kita harus bisa mempertahankan gol hingga akhir pertandingan,'' pungkasnya.

(bj/ind/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia