Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

898 Pelanggar Lalin di Bawah Umur

12 September 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TUNTUN KENDARAAN: Petugas Satlantas Polres Lamongan menahan motor yang pengendaranya tidak memiliki surat kelengkapan berkendaraan.

TUNTUN KENDARAAN: Petugas Satlantas Polres Lamongan menahan motor yang pengendaranya tidak memiliki surat kelengkapan berkendaraan. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Operasi Patuh 2019 yang digelar Polres Lamongan selama 14 hari telah berakhir. Hasilnya, terdata 3.142 pelanggaran lalu lintas (lalin) selama operasi dilaksanakan. 

‘’Sekarang sudah selesai operasinya,’’ kata Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Danu Anindhito Kuncoro Putro.

Dia menjelaskan, salah satu tujuan menggelar operasi patuh itu untuk menekan angka kecelakaan.

‘’Delapan sasaran saat operasi. Tak menggunakan helm, melawan arus, pengendara di bawah umur, pengendara terpengaruh minuman beralkohol, menggunakan handphone saat berkendara, tak menyalakan lampu, tak memakai sabuk pengaman,’’ jelasnya.    

Berdasarkan data hasil operasi, 898 pelanggar  masih di bawah umur. Selain itu, 943 pengendara tidak berhelm, 115 pengendara melawan arus, 384 pengendara menggunakan handphone 384, serta 662 pengendara melakukan pelanggarannya, dan 42 pengendara terkena teguran.

‘’Kalaupun ada kendaraan yang tak dilengkapi dengan surat, pastinya anggota reskrim melakukan pengecekan apakah sepeda motor tersebut curian atau lainya,’’ jelas Danu.

Bagi anak di bawah umur, lanjut dia, saat mengurus surat tilang harus didampingi orang tuanya di Polres Lamongan. Mereka bakal diberi pemahaman agar tidak terulang.

(bj/mal/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia