Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Pemkab Tuban Pertahankan Titel JDIH Terbaik 1 Nasional

Kategori Pemerintah Kabupaten

11 September 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SELAMAT: Menteri Hukum dan HAM Yosanna H. Laoly menyerahkan piagam dan piala JDIH Terbaik 1 Nasional kepada bupati Fathul Huda.

SELAMAT: Menteri Hukum dan HAM Yosanna H. Laoly menyerahkan piagam dan piala JDIH Terbaik 1 Nasional kepada bupati Fathul Huda. (Istimewa)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Ja­ringan Dokumentasi dan In­formasi Hukum (JDIH) Pemkab Tuban kembali terpilih sebagai JDIH Terbaik 1 Nasional kategori pe­merintah kabupaten dari Ke­menterian Hukum dan HAM RI.

Bertempat di Swiss-bel Hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat, penghargaan prestisius level nasional tersebut diserahkan langsung Menteri Hukum dan HAM Yosanna H. Laoly kepada bupati Fathul Huda bersamaan dengan rapat koordinasi JDIHN dan JDIHN Expo Tahun 2019 kemarin (10/9).

Selain terpilih sebagai JDIH terbaik nomor wahid tingkat nasional, Pemkab Tuban juga mendapat penghargaan sebagai anggota JDIHN dengan inovasi sosialisasi/kampanye teraktif tahun 2019.

MEMBANGGAKAN: Kabag Hukum Setda Tuban Arif Handoyo dan Kasubbag Dokumentasi Hukum Bagian Hukum Setda Tutik Musyarofah mendampingi bupati saat menerima penghargaan JDIH Terbaik 1 Nasional dari Kemenkum

MEMBANGGAKAN: Kabag Hukum Setda Tuban Arif Handoyo dan Kasubbag Dokumentasi Hukum Bagian Hukum Setda Tutik Musyarofah mendampingi bupati saat menerima penghargaan JDIH Terbaik 1 Nasional dari Kemenkum (Istimewa)

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban Rohman Ubaid mengatakan, JDIHN Award merupakan bentuk apresiasi dan reward kepada semua ang­gota JDIHN. Mekanisme peni­laiannya melalui evaluasi penge­lolaan JDIH sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2012 tentang JDIHN dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkum-HAM) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Standarisasi Pengelolaan Teknis Dokumentasi dan Informasi Hukum.

Instrumen penilaiannya, meliputi aspek organisasi, sum­ber daya manusia (SDM), koleksi dokumen-dokumen hukum, teknis pengelolaan, sarana pra­sarana, dan pemanfaatan tek­nologi informasi dan komunikasi. ‘’Ha­silnya, dari penilaian terse­but, JDIH Kabupaten Tuban dinilai menjadi yang terbaik untuk kategori pemerintah kabupaten,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Kepala Bagian Hukum Setda Tuban Arif Handoyo men­jelaskan, keberadaan JDIH dapat me­mudahkan akses terhadap dokumentasi dan informasi hukum, sehingga tercipta ke­pastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas dalam men­dorong penyelenggaraan pe­merintahan yang baik. ‘’De­ngan adanya JDIH, masyarakat bisa mengakses dan mengunduh dokumentasi dan informasi hukum, baik perda, perbup, mau­pun peraturan lain di lingkup Pemkab Tuban dengan mudah dan cepat,’’ jelas Arif.

Arif, apaan akrabnya lebih lanjut menyampaikan, diraihnya penghargaan JDIHN terbaik pertama ini tidak lepas dari peran masyarakat yang aktif mengakses sekaligus mencari informasi hukum melalui website JDIH Pemkab Tuban maupun melalui aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Berbasis Android (Jariku Android) yang merupakan inovasi Bagian Hukum Setda Tuban.

Kasubbag Dokumentasi Hukum Bagian Hukum Setda Tuban Tutik Musyarofah menam­ba­hakan, selain website dan aplikasi Jariku Android, saat ini JDIH Kabu­paten Tuban telah dikem­bangkan dengan mengop­timalkan perpustakaan JDIH dengan membuat sosialisasi berupa audio visual pada video­tron dan media sosial. ‘’Saat ini dokumentasi dan informasi tentang peraturan desa juga sudah dimasukkan dalam JDIH kabupaten, kurang lebih sudah ada sekitar 300 perdes dari se­luruh desa se-Kabupaten Tuban,’’ terang dia membeberkan inovasi yang dikembangkan.

Sementara itu, bupati Fathul Huda mengaku bersyukur karena prestasi JDIH berhasil diper­tahankan Pemkab Tuban. Di­sampaikan bupati, prestasi yang membanggakan tersebut meru­pakan hasil kerja keras bersama dan sinergitas yang baik antar OPD di lingkup Pemkab Tuban.

Bupati menegaskan, capaian prestasi terbaik di bidang JDIH ini harus diimbangi dengan kemudahan akses dan keter­sediaan informasi tentang hukum secara cepat, tepat, dan lengkap. ‘’Prestasi ini harus menjadi mo­tivasi untuk terus melakukan perbaikan. Masyarakat harus terus dimudahkan dalam meng­akses setiap dokumentasi dan informasi tentang hukum di Pemkab Tuban,’’ tegas bupati dua periode itu.

Kabupaten Tuban Masuk Kategori Sangat Inovatif

Capaian JDIH ini kian  mengu­kuhkan Pemkab Tuban sebagai Kabupaten Sangat Inovatif. Itu sejalan dengan semangat pem­kab yang tidak pernah berhenti dalam melahirkan inovasi-ino­vasi baru. Utamanya dalam hal pe­layanan publik. Pada 2018 lalu misalnya. Dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemkab Tuban berhasil menempati ranking 17 sebagai pemerintah daerah yang sangat inovatif dari 415 kabu­paten se-Indonesia.

‘’Untuk wilayah Jawa Timur, Tu­ban termasuk lima besar ka­bupaten yang sangat inovatif bersama Banyuwangi, Gresik, Pacitan, dan Sidoarjo,’’ terang Kabag Humas dan Protokol Setda Rohman Ubaid.

Disampaikan Ubaid, keber­hasilan Pemkab Tuban sebagai kabupaten sangat inovatif ini ti­dak lepas dari peran bupati dan wabup yang terus meng­inspirasi, mendorong dan me­motivasi setiap OPD untuk me­munculkan inovasi baru. Utamanya inovasi di bidang pelayanan publik. Dengan harapan bisa terwujud tata kelola pemerintahan yang lebih baik dari waktu ke waktu dengan pela­yanan yang semakin mak­simal.

(bj/tok/ds/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia