Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Imam dan Wawan Satu Desa

Pimpinan DPRD Didominasi dari Tambakrejo

10 September 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kursi pimpinan DPRD Bojonegoro bakal didominasi politisi dari pinggiran, tepatnya dari Kecamatan Tambakrejo. Buktinya, dari empat kursi DPRD, tiga di antaranya politikus asal kecamatan yang berada di tepi hutan itu.

Berdasarkan data sekretariat DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin sebagai pimpinan definitif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berasal dari Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo. Sama dengan Wawan Kurnianto, calon pimpinan DPRD dari Gerindra itu dari desa yang sama.

Sedangkan, Mitroatin, calon pimpinan dari Golkar juga dari Kecamatan Tambakrejo. Hanya calon pimpinan dari Demokrat yang berasal dari Kecamatan Kapas. ’’Saya dan Mas Wawan itu satu desa. Kalau dengan Bu Mit (Mitroatin) satu kecamatan beda desa,’’ kata Ketua Sementara DPRD Imam Sholikin kemarin (9/9).

Sholikin mengatakan, Kecamatan Tambakrejo selama ini menjadi kecamatan pinggiran. Lokasinya di wilayah sekitar hutan. Adanya pimpinan DPRD dari satu kecamatan tersebut, diharapkan bisa membawa percepatan pembangunan kecamatan yang selama ini terkenal memiliki kawasan hutan jati itu.

’’Harapannya bisa mendorong percepatan pembangunan,’’ ujar Sholikin.

Dia menuturkan, calon pimpinan definitif DPRD sudah diumumkan dalam sidang paripurna kemarin. Hasil dari sidang tersebut, kemudian akan diajukan ke Gubernur Jatim, melalui Bupati Bojonegoro.

Setelah itu, baru turun surat keputusan (SK) pimpinan DPRD definitif dan baru penetapan dengan digelar sidang paripurna penetapan pimpinan DPRD. ’’Setelah surat dari parpol peraih kursi pimpinan, tadi langsung paripurna,’’ tegasnya.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris DPRD Bojonegoro Teguh Wibowo mengatakan, hasil sidang paripurna pengumuman usulan pimpinan dari empat partai itu langsung ditindaklanjuti dengan dikirim ke gubernur melalu bupati. ’’Sudah dikirim ke pemkab,’’ katanya.

(bj/msu/rij/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia