Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Ratusan Masyayikh Bertemu Sholahudin

09 September 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

PERSIAPAN PILKADA: Sholahudin (tiga dari kanan) saat berdiskusi dengan KH Salim Asyar dan beberapa KH Miftah Faqih dari PBNU.

PERSIAPAN PILKADA: Sholahudin (tiga dari kanan) saat berdiskusi dengan KH Salim Asyar dan beberapa KH Miftah Faqih dari PBNU. (M. GAMAL AYATOLLAH/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

PACIRAN, Radar Lamongan – Tidak hanya partai politik, para bakal calon yang akan running dalam Pilkada Lamongan tahun depan juga semakin gencar menggalang dukungan. Seperti pertemuan ratusan masyayikh (alim ulama) NU di Tanjung Kodok Beach Resort (TKBR) Paciran kemarin (8/9). Mengisyaratkan dukungannya kepada mantan Kepala Desa Banyubang, Sholahudin yang juga Ketua Petani Jagung Indonesia.

Rais Aam PCNU Lamongan, KH Salim Azhar yang hadir dalam kesempatan itu mengakui, Sholahudin sudah meminta restu secara resmi ke kantor PCNU Lamongan. ''Tak menutup kemungkin ada lagi yang pamit dan meminta doa restu,'' tuturnya. 

Apakah tidak khawatir adanya perpecahan di NU dengan banyaknya calon ? Salim Asyar menyatakan, kemungkinan itu tetap ada. Namun gejolak itu tak lama akan lama dan akan kembali menyatu, ketika ada satu calon yang jadi. ''Saya kira gejolaknya tak lama dan akan kembali lagi seperti semula,'' terangnya 

Tetapi dia menegaskan, yang perlu dipahami adalah, ranahnya NU itu bukan ranah politik. ‘’Kalau soal politik, itu ya di serahkan ke partai - partai politik,’’ tukasnya. 

Sementara menurut Sholahuddin, pertemuan ratusan masyayikh itu sebagai bentuk dukungan kepadanya untuk maju pilkada Lamongan. Sehingga dia mengaku tak ingin menolaknya. '' Kalau sudah siap seperti ini, tentunya segala apapun sudah dipersiapkan untuk melangkah ke depan dalam pemilihan,'' terangnya. 

Apalagi, terang dia, Lamongan kemajuannya sudah luar biasa. Sehingga tinggal meneruskan di berbagai bidang, termasuk bidang pertanian. Salah satunya pertanian jagung yang sudah terkena. Diakui atau tidak, perubahan Lamongan terus meningkat karena bupatinya bekerja keras, sehingga menghasilkan beberapa penghargaan nasional dari jagung. 

Saat disinggung Partai Gerindra dan PDIP yang kemungkinan dipakai kendaraan politiknya, Sholahudin mengaku sudah berkomunikasi dengan dua partai itu. Termasuk dengan partai lain. ‘’Kalau mau masuk di ranah persahabatan politik, tentu harus berkomunikasi dengan siapapun.  Saya kira politik itu dinamis. Tunggulah nanti saatnya menjawab,'' ujarnya sambil tersenyum.

(bj/mal/feb/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia