Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Persela Krisis Kiper Jelang Hadapi Perseru

Hanya Ada Dian Agus

07 September 2019, 16: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SIAP MASUK SENIOR: Kiper Persela U20, Rio Agatha siap ditarik menjadi kiper Persela senior. Karena Laskar Joko Tingkir krisis kiper.

SIAP MASUK SENIOR: Kiper Persela U20, Rio Agatha siap ditarik menjadi kiper Persela senior. Karena Laskar Joko Tingkir krisis kiper. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela bakal pincang saat menantang Perseru Badak Lampung FC di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Rabu (11/9) mendatang. Terutama untuk posisi penjaga gawang. Sebab kiper utama,  Dwi Kuswanto absen karena akumulasi kartu dan kiper ketiga, Reza mengalami cedera ligamen. Sehingga hanya tersisa Dian Agus Prasetya (DAP).

’’Iya tinggal Dian (DAP) saja. Reza masih butuh pemulihan selama dua bulan,’’ kata Pelatih Kiper Persela Erick Ibrahim kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (6/9).

Hanya memiliki satu kiper sangatlah berisiko bagi sebuah tim sepak bola menjelang pertandingan. Satu-satunya opsi yang bisa dilakukan, yakni meminjam kiper Persela U-20, yakni Rio Agatha dan M. Nur Agung Dwi Pranata. Keduanya terlihat sudah mengikuti latihan bersama tim senior.

Erick mengatakan, kiper Persela U-20 digunakan sebagai pelapis, serta antisipasi jika terjadi sesuatu pada DAP. ’’Untuk yang U-20 ini kan kebutuhan kita dan mereka harus bisa. Karena tidak ada stok lagi dan waktu sudah mepet,’’ ucap pria yang pernah menjadi pelatih kiper di Persipura Jayapura tersebut.

Secara regulasi, diperbolehkan seorang pemain membela tim junior dan tim senior. Contohnya, Winger Persela Abiyoso, Lukas, Ghifari Vaiz Aditya, bisa bermain di Persela U-20. Namun, Erick masih berkomunikasi dengan jajaran pengurus terkait peminjaman dua kiper Persela U-20.

Namun, jadwal pertandingan Persela dan Persela U-20 di kompetisi resmi hampir bebarengan. Persela U-20 bakal menantang Bhayangkara FC U-20 pada pertandingan perdana grup X delapan besar Liga 1 U-20, Selasa (10/9) di Lapangan ISCI Ciputat. ’’Tapi aturannya ini yang kita belum tahu. Boleh atau tidak setelah bermain selama 90 menit di U-20, terus berikutnya main di senior. Kita masih bicarakan,’’ tukasnya.

Erick lebih melirik Rio Agatha sebagai pelapis DAP. Erick mengaku sudah pernah menyaksikan penampilan Rio Agatha. Menurut dia, penampilannya  cukup bagus. ’’Karena aku lihat kemarin, yang siap penampilannya dan mentalnya ya Rio. Dia jam mainnya di U-20 sudah banyak,’’ katanya.

Di masa bursa transfer pemain ini, Erick sebenarnya menghendaki adanya penambahan penjaga gawang. Dirinya sudah berkomunikasi dengan rekan-rekannya, guna mendapatkan informasi terkait penjaga gawang. Namun, hingga kini Erick kesulitan mencari kiper tambahan yang sesuai keinginannya. ’’Kiper yang bagus-bagus kan rata-rata sudah dipakai. Sekarang mencari kiper cadangan aja susah,’’ tukasnya.

(bj/ind/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia