Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Ditinggal Pelantikan Kepala Desa, Rumah Terbakar

05 September 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

LUDES: Petugas menyemportkan air di rumah korban saat kebakaran.

LUDES: Petugas menyemportkan air di rumah korban saat kebakaran. (DOKUMENTASI DAMKAR FOR RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Hari bahagia berubah jadi haru bagi Zaenal Abidin, 65, warga Desa Gading, Kecamatan Tambakrejo. Sebab, saat menghadiri acara pelantikan kepala desa (kades) di Pendapa Malawapati Pemkab Bojonegoro kemarin (4/9) siang, tak disangka rumahnya dilalap si jago merah.

Zaenal Abidin ikut mendatangi pelantikan kades tersebut. Sebab, Kades Gading terpilih Surandi merupakan menantunya. Berdasar informasi kepolisian, penyebab kebakaran rumah tersebut akibat korsleting listrik.

Indikasinya beberapa saksi di tempat kejadian perkara (TKP) mengatakan terdengar suara letupan api dari dalam rumah yang sedang kosong tersebut. Saksi yang dimintai keterangan kepolisian, kebetulan usai menunaikan ibadah salat Duhur di Musala Hadratus Solihin. Lokasi musala berada di samping rumah korban.

Informasi dihimpun Jawa Pos Radar Bojonegoro, saat terdengar letupan api, listrik di rumah dan musala mendadak mati karena meteran listrik antara rumah dan musala jadi satu. Tak lama kemudian, sekitar 15 menit rumah hangus terbakar. Api cepat menyambar karena bangunan rumah semipermanen berbahan kayu.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Sukirno menerangkan, Pos Padangan menerima informasi kebakaran itu pukul 12.33 dari anggota Polsek Tambakrejo. Lima belas menit kemudian empat unit mobil dari Pos Padangan, Pos Ngambon, dan Pos Kota, dengan jumlah personel 14 orang diberangkatkan.

“Pemadaman selesai pukul  14.45. Ditaksir kerugian material rumah berukuran 10x25 meter sekitar Rp 250 juta,” jelasnya.

(bj/gas/rij/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia