Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Ganti Pohon Jenis Peneduh

04 September 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BIKIN RUSAK TROTOAR: Pohon yang tumbang di depan gedung DPRD Lamongan kemarin (3/9).

BIKIN RUSAK TROTOAR: Pohon yang tumbang di depan gedung DPRD Lamongan kemarin (3/9). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sebuah pohon besar di depan kantor DPRD Lamongan kemarin (3/9) tumbang. Akibatnya, akar pohon merusak trotoar yang ada.

Kasi Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Lamongan, Khusaini, mengklaim masalah tersebut akibat kecerobohan pengemudi truk.

 “Sudah kita evaluasi. Tidak ada angin dan usia pohon belum terlalu tua. Kemungkinan terkena bak truk sehingga pohon tumbang,” ujarnya.

Menurut dia, kejadian tersebut sudah menjadi evaluasi bersama. Apalagi, pohon berada di ruang jalan. Padahal, banyak kendaraan besar lewat jalur kota. Lebar jalan tidak sesuai dengan kepadatan kendaraan.

‘’Nanti ada pemeliharaan untuk trotoar, termasuk mengganti pohon jenis peneduh yang tidak memiliki akar pengrusak,” jelasnya.

Terkait banyaknya akar pohon yang merusak trotoar dan masuk ke bangunan warga, Khusaini, mengatakan, pohon yang ditanam di pinggir jalan butuh penyegaran. Pohon yang usianya terlalu tua, akarnya menjalar. Namun, sekarang banyak bangunan yang memanfaatkan fasum. Seperti trotoar dan taman. Sehingga perlu diperhatikan garis sempadan jalan.

Dia menambahkan, posisi taman, trotoar, dan bangunan harus ada jarak supaya tidak merusak estetika hutan kota. Sebab, kota perlu penghijauan agar tidak gersang.

Mulai tahun ini, tutur dia, dinas berusaha melakukan tambal sulam pohon peneduh. Misalnya spatodea, bungur, pule, tebebuya, trembesi, dan tanjung. Jenis pohon tersebut cukup aman meski ada angin kencang. Selain itu, akarnya tidak merusak bangunan trotoar.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia