Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Tak Mudah Penerapan Zonasi Guru

01 September 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro-Rencana zonasi guru SMA/SMK masih menunggu petunjuk teknis (juknis) sembari merumuskan potensi masalah. Sebab, tak semua daerah mudah menerapkannya, termasuk di Bojonegoro.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno mengatakan, kebijakan tersebut sementara ini belum diterapkan. Sebab, masih proses diskusi sebelum mengesahkan juknisnya.
‘’Pemerataan guru cukup sulit. Karena tidak semua sekolah dalam satu zona memiliki tenaga guru PNS yang cukup,'' kata pria asal Nganjuk itu.
Dia mencontohkan kondisi minimnya guru di Kecamatan Tambakrejo, Margomulyo, dan Gondang. Rata-rata pendidik yang bertugas di tiga wilayah kecamatan tersebut berasal dari Kecamatan Bojonegoro. Karena itu, kalau tugas mereka didekatkan dengan tempat tinggalnya, maka kekurangan tenaga pendidik di tiga kecamatan tersebut kian banyak.
‘’Kebijakan tersebut belum cukup relevan dengan kondisi di lapangan. Tak hanya di Bojonegoro, daerah lainnya pun sama,'' ujar mantan Kacabdisdik Kabupaten Nganjuk itu.
Terlebih, lanjut Adi, seluruh SMA/SMK se-Jatim harus satu kebijakan.

Karena itulah, untuk merumuskan kebijakan tersebut membutuhkan waktu panjang. Berbeda dengan lembaga SD dan SMP yang mengacu disdik daerah masing-masing.
‘’Jadi belum tahu kapan kebijakan zonasi guru itu berlaku. Intinya, ke depan ada upaya menerapkan secara bertahap,'' imbuh Adi.

Dia lebih lanjut mengatakan, kebijakan zonasi guru bertujuan memaksimalkan kualitas kegiatan belajar mengajar. Juga, meminimalisasi ketimpangan antara jumlah guru honorer dan PNS dalam satu sekolah.
‘’Untuk guru honorer rata-rata sudah sesuai zona. Sedangkan PNS belum. Apalagi jumlahnya berkurang karena pensiun,'' kata dia.

(bj/dny/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia