Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Sehari Cetak 300 KK Baru

31 Agustus 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

CETAK KARTU KELUARGA LEBIH BANYAK: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan melakukan perekaman E-KTP.

CETAK KARTU KELUARGA LEBIH BANYAK: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan melakukan perekaman E-KTP. (ANJAR D. PRADIPTA/RDR.LMG)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Pindah kartu keluarga (KK) dan cetak KK baru mendominasi pengurusan administrasi kependudukan akhir bulan ini. Sesuai data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan, sejak Kamis (29/8)  pengajuan cetak KK baru mencapai 300 lembar per hari. 

“Setiap hari ada kurang lebih segitu datanya, untuk seluruh kecamatan di Lamongan,” ujar Kepala Disdukcapil Lamongan, Sugeng Widodo. 

Menurut dia, penerbitan KK baru bisa dilakukan dengan cepat dan mudah karena ada tanda tangan elektronik (TTE). Pemohon tidak perlu antre ke dinas untuk mendapat tanda tangan pejabatnya. 

Sugeng tidak menanyakan secara detail alasan mereka ingin mencetak KK baru. Namun, ada banyak kemungkinan. Mulai dari pindah rumah, pasangan baru, dan kepentingan pendidikan anak. Menurut dia, dirinya tidak perlu mengetahui alasan detail mereka mengurus kepindahan. Sebab, kewenangannya hanya memberikan pelayanan kependudukan sesuai permintaan pemohon. 

Jika mereka mengurus kepindahan untuk anak sekarang, tapi kebutuhannya tahun depan, maka tidak ada masalah. Karena itu sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lembaga. 

Dia menambahkan, membludaknya pelayanan buat KK baru ini baru-baru saja. Sugeng menilai kesadaran masyarakat akan administrasi kependudukan sudah tinggi. Apalagi, fungsi KK sekarang sangat banyak dan terintegrasi dengan sejumlah kementrian serta pelayanan kesehatan. 

Terkait pelayanan kartu identitas anak (KIA), Sugeng juga mendata ada peningkatan. Khususnya kategori usia 4 tahun ke atas untuk kebutuhan pendidikan dan lainnya. Sementara pelayanan pencetakan KTP elektronik, Sugeng memastikan masih berjalan. Proses penunggalan data pusat masih antre. “Kalau datanya sudah final di pusat, langsung bisa dilayani pencetakan,” ujarnya. 

(bj/jar/rka/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia