Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Dropping Air Bersih Belum Menyeluruh

27 Agustus 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BELUM MERATA: Truk tangki BPBD Blora saat melakukan droping air bersih di salah satu desa terdampak kekeringan.

BELUM MERATA: Truk tangki BPBD Blora saat melakukan droping air bersih di salah satu desa terdampak kekeringan. (M. Mahfudz Muntaha / Radar Blora)

Share this      

BLORA, Radar Bojonegoro – Kekeringan melanda di sebagian besar desa-desa di Blora. Meski dropping air bersih sudah dilakukan hampir di semua kecamatan terdampak, namun belum menyeluruh ke desa-desa terdampak. 

’’Dropping akan terus dilakukan secara bergantian,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Sunanto kemarin (26/8).

Dia mengatakan, dropping air akan terus dilakukan selama musim kemarau. Termasuk pada hari Minggu. Kegiatan itu dilakukan secara bergiliran setiap desa. Jika semua desa sudah mendapat dropping air, akan dilakukan dropping lagi dengan terus memutar secara bergiliran terhadap seluruh desa terdampak. ’’Dari SK (surat keputusan) bupati, dropping kita laksanakan hingga 31 Oktober,’’ bebernya.

Desa yang terdampak kekeringan tahun ini ada 145 desa dari 14 kecamatan. Hanya dua kecamatan yang tidak terdampak. Yakni Kecamatan Todanan dan Kradenan. Kedua kecamatan ini dekat dengan sumber air. 

BPDB menganggarkan dana Rp 275 juta untuk kegiatan dropping air besih. Sebanyak 1.100 tangki air bersih yang disediakan.

(bj/fud/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia