Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Kembalikan Keangkeran Surajaya

Di Laga Home Terakhir Putaran I Lawan PS Tira Kabo 

24 Agustus 2019, 11: 25: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

TUGAS BERAT: Dari kiri Asisten pelatih Didik Ludianto, Head Coach Nil Maizar, Pelatih Kiper Erick Ibrahim, dan pelatih fisik Ragil Sudirman, tim pelatih Persela memiliki tugas berat meraih hasil maksimal saat menjamu PS Tira Kabo besok (25/8).

TUGAS BERAT: Dari kiri Asisten pelatih Didik Ludianto, Head Coach Nil Maizar, Pelatih Kiper Erick Ibrahim, dan pelatih fisik Ragil Sudirman, tim pelatih Persela memiliki tugas berat meraih hasil maksimal saat menjamu PS Tira Kabo besok (25/8). (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan - Jajaran pelatih Persela Lamongan memiliki pekerjaan rumah (PR) ganda jelang menjamu PS Tira Persikabo (Tira Kabo). Selain mengatur strategi, juga membenahi mental Eky Taufik Febriyanto dkk yang sempat turun akibat kekalahan dari tuan rumah Semen Padang di laga sebelumnya. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir hanya memiliki waktu sehari persiapan menghadapi tim besutan Rahmad Darmawan tersebut. 

''Saya sudah berkomunikasi dengan pemain dan Eky sebagai kapten tim. Kita lupakan pengalaman jelek di Padang,'' tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (23/8). 

Laga menjamu The Warriors-julukan Tira Kabo, besok malam (25/8) sangat penting. Karena laga melawan runner up klasemen Liga 1 itu, menjadi laga kandang terakhir di putaran pertama. Pelatih 49 tahun itu ingin anak asuhnya bekerja keras, serta mengembalikan keangkeran Surajaya. ''Kita kembalikan aura positif kita. Bagaimana tim ini fight di laga home terakhir nanti,'' ucap mantan pelatih Timnas PSSI 2012 - 2013 tersebut. 

Tim berkaus kebesaran biru muda itu tak tersentuh kekalahan di empat laga kandang. Namun, dua laga kandang di antaranya hanya meraih hasil imbang. Yakni ditahan imbang Borneo FC 2-2 dan Persib Bandung 2-2. Rapuhnya lini pertahanan Persela harus segera dibenahi. Di laga nanti, Persela krisis stoper, sebab Mawouna Kodjo Amevour masih dibekap cedera. ''Kita tetap harus bertekad untuk mendapatkan kemenangan di laga home terakhir ini. Mudah-mudahan tekad anak-anak ini bisa tercapai,'' harap pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut. 

Kemenangan menghadapi Tira Kabo cukup penting untuk mengentaskan Persela dari zona degradasi. Persela kini masih terseok-seok di papan bawah dengan 12 poin. Ini cukup riskan sebab kompetitor Persela sudah mulai berbenah. Diantaranya Semen Padang yang kini trennya sedang menanjak. 

''Kita di zona bawah. Posisi klasemen, urutan, poin, dan semuanya saling berdekatan,'' imbuhnya.

(bj/ind/feb/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia