Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Yuk

Pernah Gagal dan Nangis

21 Agustus 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Witra Adila Shofia

Witra Adila Shofia (Istimewa)

Share this      

Witra Adila Shofia punya cara untuk membuktikan kecintaan kepada NKRI. Selain aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan lingkungannya, dia pernah terlibat dalam resepsi upacara hari kemerdekaan. 

Mahasiswi semester dua tersebut pernah dipercaya membawa baki bendera tingkat kabupaten. “Tidak mudah menjadi paskibraka kabupaten, harus mencoba dua kali baru bisa masuk,” kenang purna paskibraka Kabupaten Lamongan 2016 tersebut. 

Sejak SMP, Witra sudah aktif di dunia baris berbaris. Dia bergabung di pramuka saat itu. Saat kelas X, dia mulai gabung ekstra paskibraka di sekolahnya. 

Witra menjajal peruntungan dengan mendaftar anggota paskibraka di kecamatan. Dia diterima dan menjadi anggota pengibar bendera. Satu tahun berikutnya, dia menjajal peruntungan dengan mendaftar di tingkat kabupaten. Namun, tidak lolos. “Sempat nangis pas gagal, tapi mencoba di tahun berikutnya,” tutur dara kelahiran 2 Mei 1999 itu. 

Momen gagal itu dimanfaatkan untuk melatih fisik dan mengatur berat badan. Dia juga belajar banyak tentang baris berbaris. Saat seleksi kedua di tingkat kabupaten, dirinya diterima. 

Witra mengaku bisa mendapatkan banyak pengalaman saat mengikuti paskibraka. Kesempatan itu menjadi kebanggaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun.

(bj/rka/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia