Kamis, 23 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Tiga Partai Pendukung Isyaratkan Lepas dari Hudanoor

17 Agustus 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERSATU: Sekretaris Partai Nasdem Tuban Rasmani (kanan) bersama Ketua DPD PAN Tuban Agung Supriyanto dan Ketua DPC PPP Tuban Aguk Sahabudin (kiri) saat Paripurna Istimewa di gedung DPRD Tuban.

BERSATU: Sekretaris Partai Nasdem Tuban Rasmani (kanan) bersama Ketua DPD PAN Tuban Agung Supriyanto dan Ketua DPC PPP Tuban Aguk Sahabudin (kiri) saat Paripurna Istimewa di gedung DPRD Tuban. (ZAKKI TAMAMI/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban-Pilkada Tuban masih setahun lagi, namun aroma hengkangnya sejumlah partai koalisi pendukung Fathul Huda-Noor Nahar Hussein (Hudanoor) pada Pilkada 2015 mulai terlihat. Isyarat tersebut setidaknya terbaca dari terbentuknya koalisi Fraksi Restorasi Amanat Pembangunan DPRD Tuban. Fraksi ini gabungan dari Partai Nasdem, PAN, dan PPP. Kabarnya, koalisi fraksi ini merupakan embrio koalisi partai pada Pilkada 2020. Diagendakan, Minggu (18/8) besok fraksi ini mendeklarasikan diri.

Ketua DPD Partai NasDem Tuban Sumantri berharap, kebersamaan fraksi ini bisa berlanjut pada Pilkada 2020.  ''Kalau kita akomodir bersama-sama menuju 2020, monggo saja. Welcome (selamat datang),’’ ujar dia di sela pertemuan terbatas dengan partai koalisi fraksi kemarin.

Dikatakan Sumantri, kebersamaan tersebut untuk menuju Tuban lebih baik. ''Bukannya Tuban saat ini kurang baik, namun sekarang masih ada kekurangan-kekurangan. Sesuai dengan makna restorasi itu kita memulihkan,’’ tegasnya.

Kritik terhadap pemerintahaan Hudanoor juga disampaikan Ketua DPC PPP Tuban Aguk Sahabudin. ‘’Kita masih banyak PR (pekerjaan rumah),'' kata dia yang kemudian mengurai sejumlah hal krusial yang perlu dibenahi. Mulai kemiskinan, indeks pembangunan manusia (IPM), masalah pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, pelayanan kesehatan, dan pengelolaan industri besar.

Ketua DPD PAN Tuban Agung Supriyanto menambahkan, perjalanan Tuban saat ini perlu diubah. Sebab, Tuban memiliki banyak potensi sumber daya alam maupun potensi manusia. Namun, sampai saat ini potensi tersebut  belum dikelola dengan baik  sebagai modal dasar untuk lebih menyejahterakan  masyarakat. ‘’Salah satu dasar itulah kita menyatukan hati dan pikiran untuk membentuk fraksi dan bermitra untuk pembenahan dan perubahan,’’ tuturnya.

(bj/zak/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia