Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features
Cerita Anggota Pasukan 8 pada Upacara HUT RI

Ayah di Malaysia Minta Video Call usai Latihan

Oleh: RIKA RATMAWATI

17 Agustus 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERBARIS RAPI: Anggota Pasukan 8 yang hari ini bertugas pada upacara detik – detik proklamasi Kemerdekaan RI di Alun – Alun Kota Lamongan.

BERBARIS RAPI: Anggota Pasukan 8 yang hari ini bertugas pada upacara detik – detik proklamasi Kemerdekaan RI di Alun – Alun Kota Lamongan. (RIKA RATMAWATI/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

PENANTIAN itu datang hari ini. Ahmad Surya Hidayat, Muh Faisal Ansori, dan Tedy Tiya Pratama bertugas mengerek dan menurunkan bendera pada upacara 17 Agustus. Diah Silviana dan Mustika Putri Fatina menjadi pembawa baki bendera.

Ketika diminta untuk berfoto, Ahmad Surya Hidayat, Muh Faisal Ansori, Tedy Tiya Pratama, Diah Silviana, dan Mustika Putri Fatina, menunjukkan gerak siap. Mereka berdiri dengan posisi tangan yang kompak.

Lima pelajar itu hari ini bakal menjalankan tugas penting. Membawa bendera Merah Putih, mengibarkan di pagi hari dan menurunkannya saat sore dalam prosesi upacara detik – detik proklamasi Kemerdekaan RI di Alun – Alun Kota Lamongan.

Mereka harus digembleng, mengikuti latihan ekstra selama empat bulan. Mendekati hari H tugas, Surya merasa sangat tegang. Apalagi, saat masa karantina dimulai (13/8). Selama dua hari, Surya sulit tidur. Dia bertugas sebagai pengerek bersama Tedy.

‘’Paling parah latihan dua minggu jelang upacara, karena latihannya dua kali dan sangat lelah,” tutur pelajar yang bercita-cita menjadi TNI tersebut.

Ayahnya yang menjadi pedagang memintanya tidak pernah menyerah sebelum melakukan tugasnya. Dia terus belajar agar bisa meraih hasil terbaik.

Untuk menjaga fisik, Surya melakukan lari selepas subuh dan sore. Selain fisik, dia diwajibkan fokus dan memberikan aba-aba kepada temannya.

Perasaan beda dirasakan Tedy. Dia sangat senang bisa lolos seleksi. Putra seorang petani bisa menjadi wakil wilayahnya untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara HUT RI di kabupaten.

Tedy bisa menghilangkan rasa tegang dengan mengingat pesan orang tuanya untuk terus mengejar mimpi. “Orang tua selalu bilang, jadilah orang yang berguna,” ujar putra pasangan Budiono dan Sumiatun tersebut.

Faisal juga yakin bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik. Remaja berpostur 182 cm ini tidak ingin mengecewakan orang-orang yang sudah membantunya.

Faisal diminta sekolah langsung mengikuti seleksi tingkat kabupaten. “Alhamdulillah langsung diterima dan bisa mengikuti latihan,” ujar remaja pehobi badminton tersebut.

Lain halnya Diah Silviana. Dara asal pantura ini sebenarnya tidak berminat. Bujuk rayu seniornya membuat Diah bersedia mendaftar.

Dia mengaku memiliki riwayat buruk dalam upacara. Putri nelayan tersebut kerap pusing saat mengikuti upacara Senin. Karena itu, dia merasa minder saat mengikuti seleksi. Ternyata takdir berkata lain. Dia lolos ke kabupaten. Mengikuti ritme latihan padat selama hampir empat bulan membuat fisik Diah semakin kuat. Dia jarang mengeluh pusing meski terpapar sinar matahari secara langsung.

Selain materi paskibraka, dia banyak mendapat pemahaman tentang pola makan dan melatih ketahanan fisik. “Sekarang jarang pusing, bahkan semakin kuat,” ujar perempuan berpostur 167 cm itu.

Karena memiliki riwayat fisik yang lemah, Diah sempat menjadi perhatian para seniornya di PPI. Dia kerap diingatkan untuk mengkonsumsi vitamin. “Selain pembina, orang tua juga selalu mengingatkan untuk minum vitamin,” jelasnya.

Sedangkan Mustika Putri Fatina sudah terbiasa dengan latihan padat. Putri bergabung dengan ekstra paskibra di sekolahnya sejak kelas X. Sudah dua tahun dia belajar dunia paskibraka.

Putri menceritakan, ayahnya Muhlisin, yang sekarang bekerja di Malaysia, merasa senang. Ayahnya selalu melakukan video call setelah Putri latihan.

‘’Kalau belum dengar suara saya, ayah pasti sedih karena beliau sangat bangga saya terpilih,” tutur pelajar asal Kecamatan Paciran tersebut.

(bj/rka/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia