Kamis, 12 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Rapat Koordinasi Teknis Program Kesmas

Momentum Tingkatkan Kekompakan dan Sinergitas Antar Pelaksana Program

14 Agustus 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SELAMAT: Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo, Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Jatim drg. Vitria Dewi, dan Kabid Kesmas Dinkes Tuban Lulut Purwanto, DCN. menyerahkan piagam kepada masing-masing pelaksana program

SELAMAT: Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo, Kabid Kesmas Dinkes Provinsi Jatim drg. Vitria Dewi, dan Kabid Kesmas Dinkes Tuban Lulut Purwanto, DCN. menyerahkan piagam kepada masing-masing pelaksana program (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Radar Tuban, Rapat koordinasi teknis (rakontek) program kesehatan ma­syarakat (kesmas) digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban kemarin (13/8). Kegiatan yang bertujuan untuk memaparkan informasi terkait per­masalahan kesehatan masyarakat dan upaya strategis untuk menyikapinya itu dilaksanakan di ruang pertemuan Resto Kayu Manis Tuban.

Hadir sekaligus membuka rakontek kesmas tersebut, Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si. Kegiatan yang berlangsung selama sehari itu diikuti seluruh kepala puskesmas, pelaksana program gizi, kese­hatan ling­kungan (kesling), kesehatan ibu dan anak (KIA), promkes se-Kabupaten Tuban, serta penanggung jawab program dan pejabat struktural dinkes setempat.

Dalam sambutannya, Budi Wiyana me­nyam­paikan, pelaksana program kesehatan masyarakat merupakan ujung tombak pembangunan kesehatan di Tuban. Sebab, para pelaksana program kesehatan masyarakat bersentuhan langsung dengan masyarakat dan para pengambil kebijakan di desa, seperti pemerintah desa. Sehingga, sukses-tidaknya pembangunan kesehatan di Tuban ini terletak pada para pelaksana program kesehatan masyarakat.

KOMPAK: Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si. pose bersama jajaran pegawai Dinkes Tuban.

KOMPAK: Sekda Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si. pose bersama jajaran pegawai Dinkes Tuban. (AHMAD ATHOILLAH/JAWA POS RADAR TUBAN)

‘’Karena itu, keberadaan forum rakontek ini sangat penting, sebagai upaya koordinasi antar pelaksana program. Karena satu sama lain (antar pelaksana program, Red) saling berkaitan. Sehingga, dibutuhkan koordinasi teknis,’’ tuturnya.

Budi juga berharap antar pelaksana program kesehatan masyarakat harus saling bersinergi dan menjalin kekompakan. ‘’Ini (antara pelaksana program, Red) adalah satu kesa­tuan yang tidak bisa dipisahkan. Satu sama lain saling membutuhkan. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus kompak,’’ tegas mantan kepala badan perencanaan dan pembangunan daerah (bappeda) itu.

Masih dikatakan Budi, kekompakan antara pelaksana program kesehatan masyarakat adalah modal utama sebelum memberikan pelayanan dan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat.

Program gizi misalnya. Tidak mungkin bisa menjalankan programnya dengan sukses tanpa ada sinergi dengan program kesehatan masyarakat yang lain, seperti kesling maupun KIA. Begitu juga sebaliknya, kesling dan KIA tidak bisa berjalan sendiri tanpa du­kungan dari program kesehatan masyarakat yang lain.

‘’Inilah yang kami maksud dibutuhkannya kekompakan dan sinergitas antar satu pro­gram dengan program yang lain,’’ pesannya kepada seluruh pelaksana program kesehatan masyarakat agar selalu kompak.

Sementara itu, Kepala Dinkes Tuban dr. Bambang Priyo Utomo menyampaikan, sejumlah program kegiatan pelayanan kesehatan yang menjadi target dinkes telah tercapai. Namun, diakui Bambang, bukan berarti target pelayanan kesehatan kepada masyarakat sudah tercapai. ‘’Sebagian target memang sudah berhasil kita capai. Tapi bukan berarti tugas sudah selesai. Untuk itu, target pelayanan kesehatan ini akan terus kita tingkatkan,’’ paparnya.

Bambang berharap, dengan adanya rakontek promkes ini, ke depan, masing-masing pelaksana program kesehatan masyarakat memiliki rencana dan angan-angan yang menjadi dasar tindak lanjut untuk menyelesaikan per­masalahan-permasalahan yang belum tuntas. ‘’Kami berharap, setelah rakontek ini, masing-masing pelaksana program sudah memiliki rencana dan dasar dalam menyelesaikan per­masalahan-permasalahan yang masih tersisa. Juga semakin kompak dan bersinergi antar pelaksana program,’’ tuturnya.

Selain rakontek, pada kegiatan tersebut juga digelar lomba paduan suara antar pelaksana program puskesmas dalam rangka rekreasi, relaksasi penselarasan otak kanan dan kiri melalui ekspresi bernyanyi.

(bj/ds/tok/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia