Sabtu, 24 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Hari Ini (13/8) Skuad Persela ke Sleman

Harus Percaya Diri

13 Agustus 2019, 11: 01: 56 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SEMAKIN MEYAKINKAN: Delvin Rumbino menjadi harapan baru Persela. Penampilannya cukup konsisten sebagai gelandang serang.

SEMAKIN MEYAKINKAN: Delvin Rumbino menjadi harapan baru Persela. Penampilannya cukup konsisten sebagai gelandang serang. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Penggawa Persela diminta percaya diri ketika menantang PSS Sleman, Kamis lusa (15/8) di Stadion Maguwoharjo Sleman. Meski tim berjuluk Elang Jawa tersebut berada di papan atas. Apalagi Laskar Joko Tingkir jauh lebih senior di ajang sepakbola strata tertinggi di negeri ini.

Head Coach Persela, Nil Maizar tak ingin nyali anak asuhnya  menciut karena melihat posisi PSS Sleman jauh di atasnya. Sebab, semua tim Liga 1 pada dasarnya memiliki kekuatan yang sama. Sehingga Eky Taufik Febriyanto dkk dituntut untuk mendapatkan poin siapapun lawannya.

‘’Saya pikir pencapaian yang cukup bagus bagi mereka. Tapi kita tidak boleh tidak yakin dengan kemampuan tim ini,’’ tutur Nil kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (12/8).

Seperti diketahui, kini PSS Sleman berada di posisi keempat dengan mengemas 20 poin. Sedangkan Persela berada di posisi 15 dengan 11 poin. PSS Sleman mengukir 7 poin di tiga laga away sebelumnya. Meski memiliki rekor bagus di luar kandang, tapi beberapa kali tim besutan Seto Nurdiyantoro itu mengalami inkonsistensi ketika bermain di kandang. Tim berjuluk Elang Jawa itu tiga kali menelan hasil seri di kandang. Yakni ditahan imbang 1-1 Semen Padang Sabtu (25/5), ditahan imbang Bhayangkara FC Jumat (21/6), dan ditahan imbang Barito Putera 2-2 Sabtu (27/7). ‘’Ada tim yang menang di kandang dan ada yang kalah di kandang. Kan sama-sama semuanya,’’ ujar mantan pelatih Timnas PSSI Tahun 2012 – 2013.

Tim berkaus kebesaran hijau tua itu juga menelan satu kekalahan di kandang. Yakni dipermalukan tamunya PSIS Semarang dengan skor 1-3 Rabu (17/7). Itu artinya masih ada titik lemah dari PSS Sleman yang bisa dimanfaatkan. Hal itu sudah dipelajari oleh jajaran pelatih Persela.

Jajaran pelatih Persela tak muluk-muluk mematok target di kandang PSS Sleman. Bisa mencuri satu poin sudah cukup bagus. Artinya, hasilnya nanti tergantung dari mental dari penggawa tim berkaus kebesaran biru muda tersebut. Jika mampu menerapkan mental baja, maka Persela sangat terbuka bisa mencuri poin.

 ‘’Bagaimana anak-anak dalam bermain, tidak ada ketakutan dan berani untuk memainkan bola,’’ ujar pelatih yang pernah membesut tim Semen Padang tersebut.

Skuad Persela memiliki waktu terakhir latihan, kemarin pagi (12/8) di Stadion Surajaya Lamongan. Eky Taufik Febriyanto dkk berangkat ke Sleman, hari ini (13/8). Head Coach Persela Ni Maizar mulai mempersiapkan skema, guna menghadapi Elang Jawa – julukan PSS Sleman mendatang. ‘’Latihan hari ini (kemarin) kita masuk ketaktikal strategi untuk main away,’’ ucap pelatih 49 tahun tersebut.

Dalam latihan kemarin, Alex Dos Santos Goncalves mengalami salah tumpuan saat game. Pencetak 12 gol itu sempat meringis kesakitan dan akhirnya harus menepi. Namun, berdasarkan informasi yang diterima wartawan koran ini, Alex tak mengalami cedera yang serius. ‘’Tadi Alex cuma benturan saja. Kalau kita paksakan, pasti tidak bagus buat dia. Beberapa hari ini dia ada waktu istirahat. Si Ridwan yang agak cedera,’’ pungkasnya.

(bj/ind/feb/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia