Kamis, 12 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Jamaah Sakit Berhasil Lampaui Wukuf

12 Agustus 2019, 11: 05: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

USAI WUKUF: Tedjo Sukmono, ketua kontingen jamaah haji Bojonegoro mengibarkan bendera Merah Putih.

USAI WUKUF: Tedjo Sukmono, ketua kontingen jamaah haji Bojonegoro mengibarkan bendera Merah Putih. (Istimewa)

Share this      

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro -  Proses ibadah haji di Tanah Suci memasuki tahap penting. Setelah menjalani wukuf di Arafah, jamaah haji kemudian melempar jumrah. 

Padahal, sebelumnya ada beberapa jamaah haji yang sakit. Namun, dengan semangatnya, jamaah haji Bojonegoro mampu menjalani wukuf. 

Ketua Kontingen Jamaah Haji Bojonegoro Tedjo Sukmono kemarin (11/8) mengatakan, jamaah haji asal Kota Ledre saat wukuf di Arafah berjalan lancar. Meskipun ada beberapa jamaah sempat sakit, namun bisa menjalankan tahapan haji dengan sempurna. 

Saat berlangsungnya wukuf, suasananya sempat panas mencapai lebih dari 40 derajat Celsius, kemudian turun hujan. ‘’Sempat panas, kemudian hujan, jadinya sejuk,’’ ungkap dia.

Sementara itu, untuk menjaga keselamatan, jamaah haji melempar jumrah pagi sebelum waktu duhur atau setelah asar. ‘’Sudah lempar jumrah aqabah,’’ ujar Tedjo, sapaannya.

Dia menuturkan, jamaah haji sebelumnya sudah diminta melempar jumrah saat pagi atau sore karena ketika siang risikonya cukup tinggi. Karena kebanyakan jamaah seluruh dunia mayoritas lempar jumrah memilih ketika siang.

‘’Alhamdulillah untuk kami (jamaah asal Bojonegoro) sudah (lempar jumrah),’’ imbuhnya.

(bj/msu/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia