Kamis, 19 Sep 2019
radarbojonegoro
icon featured
Blora

Diduga Cakadesnya Kalah, Rusak Tanaman Jagung

09 Agustus 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

RUSAK: Heri Muslikin, anak pemilik kebun saat menunjukkan kerusakan tanaman jagung ayahnya.

RUSAK: Heri Muslikin, anak pemilik kebun saat menunjukkan kerusakan tanaman jagung ayahnya. (M. Mahfudz Muntaha/Jawa Pos Radar Blora)

Share this      

BLORA, Radar Bojonegoro – Diduga gara-gara calon kepala desa (cakades)-nya tidak terpilih dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 4 Agustus lalu, pendukung seorang cakades Kalangan, Kecamatan Todanan, diduga melakukan perusakan tanaman milik seorang warga setempat. Tanaman jagung yang berumur dua minggu itu dibabati. ’’Kalau panen nanti, saya perkirakan bisa menghasilkan uang Rp 200 ribuan,’’ ujar anak pemilik tanaman jagung, Heri Muslikin saat menunjukkan kondisi jagungnya.

Menurut dia, kejadiannya Selasa (6/8) malam. Sehingga pelakunya tidak diketahui. Namun dia menduga kuat yang melakukan pendukung cakades incumbent desanya yang tidak terpilih. Mungkin karena sakit hati kepada orang tuanya. ’’Bapak saya sebenarnya timnya cakades itu,’’ ujarnya.

Pemilik tanaman jagung, Supar mengaku, selama proses pilkades dia sudah melakukan tahapan sebagai tim sukses kades incumbent tersebut. Setelah kejadian pembabatan, dia mengaku melapor ke kades yang juga cakades incumbent itu. ’’Paginya saya datangi pak kades di balai desa, saya laporkan kejadian pembabatan itu,’’ ujarnya.

Supar juga mengaku, mengembalikan uang dari cakades itu. Sebab dirinya termasuk tim sukses dan dituduh tidak membagikan uang untuk pemilih. Dia kecewa. ’’Uangnya saya kembalikan, nanti yang sudah saya bagikan ambil sendiri,’’ ujarnya.

Sementara itu cakades Kalangan incumbent, Kasdi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian perusakan tanaman jagung itu, dan sudah dilaporkan kepadanya. Dia membantah kalau yang melakukan dirinya. ’’Tapi mungkin saja itu yang melakukan pendukung saya,’’ ujarnya.

Namun dia mengaku sudah mengondisikan (meredam) para pendukungnya yang kecewa. ’’Sekarang sudah kondusif, sudah selesai permasalahannya,’’ ujar dia.

(bj/fud/feb/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia