Sabtu, 24 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa
Jalur KA Sempat Dialihkan

Sehari, Tiga Laka Tunggal

09 Agustus 2019, 11: 55: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

BODI DEPAN DI ATAS REL: Trailer yang terperosok hingga masuk jalur rel KA di Kecamatan Pucuk kemarin pagi.

BODI DEPAN DI ATAS REL: Trailer yang terperosok hingga masuk jalur rel KA di Kecamatan Pucuk kemarin pagi. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sehari kemarin (8/8), Satlantas Polres Lamongan mendata tiga kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal terjadi di  jalan nasional Lamongan – Babat. 

Truk trailer B 9339 BEH terperosok ke jalur KA KM 173 + 8 di Kecamatan Pucuk. Saat hampir bersamaan, truk N 9004 UR juga mengalami hal sama, terperosok ke sisi utara jalur KA di KM 173 + 1 di Kecamatan Pucuk. 

Laka tunggal lainnya, mobil pikap W 8281 CB bermuatan ikan, terbalik di depan Stadion Surajaya Lamongan. Tidak ada korban jiwa dalam tiga kejadian tersebut. 

‘’Untuk laka tunggal melibatkan truk trailer kita berkoordinasi dengan DAOP VIII PT KAI, Petrokimia, dan pemilik kendaraan untuk dilakukan evakuasi,’’ tutur Kasatlantas Polres Lamongan, AKP  Argya Satya Bhawa, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (8/8).

Kronologi dua truk trailer terperosok di lokasi berbeda itu hampir sama. Trailer melaju dari barat di lajur utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), trailer kehilangan kendali dan menerabas ke jalur selatan. Trailer tersebut akhirnya terperosok ke pipa milik Petrokimia. 

‘’Dugaan sementara berdasarkan informasi di lapangan, penyebab truk trailer mengalami laka tunggal karena sopir mengantuk,’’ tutur Argya. 

Laka tunggal trailer N 9004 UR tidak mengganggu perjalanan KA. Namun, trailer B 9339 BEH yang dikemudikan Gianto, menghalangi jalur KA di sisi utara. Perjalanan KA terpaksa dialihkan ke sisi selatan beberapa saat. 

‘’Untuk sementara informasi dari DAOP VIII, rel KA bisa dialihkan di sisi lainnya. Memang agak terhambat sedikit karena insiden ini,’’ ujarnya. 

Trailer tersebut akhirnya bisa dievakuasi setelah mobil crane didatangkan ke TKP. Petugas keamanan Stasiun Pucuk, Muhammad, menyatakan, pihaknya melaporkan ke Surabaya setelah mengetahui adanya truk menghalangi rel KA pukul 04.30. 

‘’Untungnya saat truk terperokok tidak ada kereta yang melintas,’’ ujarnya. 

Sementara itu, pikap W 8281 CB yang dikemudikan Nurhadi, 54, melintas dari timur. Ban kiri belakang pikap tersebut pecah di depan Stadion Surajaya Lamongan. Kondisi itu membuat sopir asal Kecamatan Duduk Sampeyan, Gresik tersebut tak mampu mengendalikan kemudi. Pikap pun terbalik dan berubah arah, yang membuat ikan bandeng berhamburan. 

‘’Rencananya, ikan bandeng ini akan dibawa ke Pasar Ikan Lamongan. Padahal ban mobil baru diganti, tapi masih pecah,’’ tutur Nurhadi. 

Bahkan, dia sempat pingsan. Kanitlaka Polres Lamongan, Iptu Sudibyo, memerkirakan, pikap tersebut kelebihan muatan. Untungnya pikap tak terlibat laka dengan kendaraan lain, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

‘’Kita sudah memintai keterangan dari warga sekitar dan sopir pikap,’’ kata Dibyo.

(bj/ind/yan/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia