Senin, 09 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Berpesan Selalu Cegah Bencana

03 Agustus 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

AKTIF KE LAPANGAN: Kalaksa BPBD Tuban Joko Ludiyono saat mitigasi bencana Bengawan Solo.

AKTIF KE LAPANGAN: Kalaksa BPBD Tuban Joko Ludiyono saat mitigasi bencana Bengawan Solo. (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Laporan kerugian sawah akibat bencana banjir di tiga kecamatan yang terjadi 18 Maret lalu masih tersimpan di jejaring sosial WhatsApp (WA) wartawan koran ini. Setelah itu, beberapa kali konfirmasi berita terkait bencana alam yang dikirim kepada Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono dibalas singkat. Itu pun ketikannya banyak yang typo.

Nomor ponselnya yang biasa untuk mengirim informasi terkait bencana di Bumi Wali pun terakhir aktif pada Selasa (18/6). Sejak saat itu, awak media mendapat kabar bahwa orang nomor satu di BPBD Tuban tersebut terserang sakit. Selain keluarga, tak satu pun yang tahu persis penyakit yang diderita Joko. Hingga dia dikabarkan tutup usia Kamis (1/8) sekitar pukul 22.45 setelah menjalani perawatan di RSUD dr. R. Koesma Tuban.

Saat menjabat sebagai Kalaksa BPBD Tuban, Joko dikenal aktif turun lapangan. Jawa Pos Radar Tuban terakhir bertemu di lapangan saat mitigasi bencana Bengawan Solo 10 Januari lalu. Usai pemetaan bencana di sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, Joko mengajak wartawan koran ini satu mobil dari Jembatan Glendeng, perbatasan Soko – Bojonegoro pulang ke Tuban. Media lain yang saat itu ikut hanya stranger Metro TV, Agil.

Di dalam mobil, mantan camat Widang ini aktif bercerita tentang kondisi Tuban. Sebagai negara dengan ratusan gunung merapi aktif, kata Joko, Indonesia sangat berisiko dengan berbagai potensi bencana alam. Mulai bencana dari tanah (gempa bumi), udara (angin puting beliung), api (kebakaran), hingga laut (gelombang tinggi dan tsunami). ‘’Selain harus siap menangani bencana, kita juga harus sigap mencegah,’’ kata dia dalam perjalanan.

Kini, sang komandan penanggulangan bencana di Bumi Wali berpulang. Usai jenazah disalatkan di rumah duka Perum Siwalan Permai Tuban, kemarin (2/8) sekitar pukul 05.00, jenazah Joko diantar ke Jalan Simpang Ranu Grati Selatan Gang III, Sawojajar, Malang untuk dikebumikan. Selamat jalan komandan!

(bj/yud/ds/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia