Senin, 17 Feb 2020
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Cekcok, Membunuh, Kabur

24 Juli 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Pembunuhan kembali terjadi di Tuban, Senin (22/7) sekitar pukul 21.00. Insiden berdarah yang dipicu dari cekcok di internal rumah tangga tersebut terjadi di Desa Karangagung, Kecamatan Palang.

Korbannya Dian Apriyanto, 26, tetangga pelaku. Dia ditikam senjata tajam saat mencoba melerai pertikaian pasangan suami istri (pasutri) Sutrisno – Suwitin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Tuban, peristiwa tersebut bermula saat Sutrisno yang diduga dalam kondisi mabuk pulang ke rumahnya. Begitu masuk rumah, Sutrisno terlibat cekcok mulut dengan Sunoto, mertuanya yang juga tinggal bersama. Penyebab adu mulut tersebut diduga karena keluarga Suwitin muak dengan kebiasaan buruk Sutrisno yang sering mabuk-mabukan. Dalam adu mulut tersebut, Suwitin, istrinya membela sang ayah.

Wakapolres Tuban Kompol Teguh Priyo Waseno mengatakan, pertikaian tersebut memuncak ketika Suwitin meminta cerai. Sutrisno yang kalap menyayat tangan dan wajah istri serta mertuanya dengan pisau dapur.

Tak hanya itu. Dia juga memukul wajah mertuanya hingga memar. Berdasarkan laporan korban penganiayaan tersebut, pelaku menghajar istri dan mertuanya dalam kondisi mabuk. Dugaan tersebut diperkuat dengan bau alkohol yang menyengat dari mulutnya. Setelah melukai istri dan mertua, Sutrisno hendak keluar rumah dan dihadang Afan, anak sulungnya.

Sutrisno dan Afan pun sempat terlibat baku hantam dan dilerai Dian, tetangga yang juga teman Afan. Pelaku yang menyelipkan pisau dapur di balik bajunya langsung menusuk Dian. Pisau itu pun menancap di dada kiri korban. Dian yang kekurangan darah, tewas di lokasi kejadian.  ‘’Sebelum petugas datang, korban sudah tak bernyawa,’’ terang mantan kasatreskrim Polresta Malang ini.

Teguh mengatakan, setelah tahu Dian terkapar tak bernyawa, keluarga Suwitin melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palang dan dilanjutkan ke Satreskrim Polres Tuban. Saat petugas mendatangi lokasi kejadian, pelaku sudah tak berada di lokasi kejadian. Sekarang ini, dia ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). ‘’Saat ini, pelaku masih diburu tim Satreskrim Polres Tuban,’’ tegas Teguh yang menduga korban kabur ke luar kota.

(bj/ds/yud/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia