Sabtu, 24 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
PERSELA VS BALI UNITED

Misi MelanjutkanTren Positif Persela Pantang Menyerah

18 Juli 2019, 11: 20: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

HARUS ALL-OUT: Gelandang Persela, Kei Hirose, diharapkan bisa mengimbangi lini tengah Bali United. Sehingga aliran bola kepada striker Bali United, Ilija Spasojevic, bisa diminimalisasi.

HARUS ALL-OUT: Gelandang Persela, Kei Hirose, diharapkan bisa mengimbangi lini tengah Bali United. Sehingga aliran bola kepada striker Bali United, Ilija Spasojevic, bisa diminimalisasi. (ANJAR DWI PRADIPTA-INDRA GUNAWAN/RDR.LMG)

Share this      

KOTA – Persela Lamongan memiliki misi melanjutkan tren positif di kandang. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu berambisi meraih kemenangan kedua ketika menjamu Bali United, nanti sore (18/7) di Stadion Surajaya Lamongan. Tiga poin dibutuhkan untuk mendongkrak posisi Persela yang masih berada di posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1. 

‘’Tidak ada trik khusus menghadapi Bali United yang berada di papan atas. Cuma kita tidak boleh menyerah,’’ tutur head coach Persela, Nil Maizar, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (17/7).

Bali United dan Persela memang berjarak jauh di klasemen sementara. Sebab, tim bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu berada di papan atas. 

Menurut Nil, berada di papan atas klasemen, belum menjadi jaminan kalau Bali United lebih hebat. Posisi Persela di papan bawah juga tak lantas membuat timnya lebih jelek dari tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. 

‘’Kan belum tentu juga. Tergantung besok (nanti sore), siapa yang akan lebih baik. Biar mental pemain yang menjawab. Sepak bola kan ke depannya kita tidak tahu seperti apa,’’ ujar pelatih yang mengawali karir kepelatihan di klub Semen Padang U-21 tersebut. 

Pelatih kelahiran 2 Januari 1970 itu memuji sepak terjang Stefano Cugurra Teco ketika membesut Bali United. Dia mengatakan, Bali United mampu mencetak 10 gol dan hanya kemasukan 4 gol dalam tujuh pertandingan. 

‘’Artinya secara tim, dia (Teco) bisa memadukan tim antara pemain lokal dan pemain asing. Sampai hari ini, dia baru kalah satu kali lawan Barito Putera,’’ ujar stoper timnas PSSI era 1990-an tersebut. 

Bek Persela, Eky Taufik Febriyanto, mengatakan, dia dan rekan-rekannya sudah siap menghadapi Bali United. Eky bakal berupaya bermain maksimal sesuai dengan intruksi dari pelatih. 

‘’Kita akan membawa aura kemenangan kemarin ke pertandingan lawan Bali United. Semoga besok (nanti sore) kita diberi kemenangan seperti melawan Kalteng Putra,’’ ujar pemain yang bisa bermain sebagai bek kanan dan bek kiri tersebut. 

Eky menuturkan, absennya sejumlah pemain masih bisa digantikan pemain lainnya. Pemain 28 tahun itu menilai coach Nil tidak bergantung pada kemampuan satu pemain. 

‘’Coach tidak berpatokan pada satu pemain. Coach itu selalu memberikan kesempatan semua, dan stok pemain Persela masin banyak,’’ tutur Eky. 

Sementara itu, Stefano Cugurra Teco, menuturkan, timnya hanya memiliki waktu tiga hari paska perjalanan dari Banjarmasin.  

‘’Dari tiga hari, satu hari di pesawat. Kemarin kita recovery, dan sekarang (kemarin) kita coba lapangan,’’ kata pelatih yang mengawali karir kepelatihan di klub Chiangrai United Thailand tersebut. 

Teco mengaku sudah memelajari gaya permainan Persela ketika mengalahkan Kalteng Putra minggu lalu. Meski begitu, Teco mengaku tak terlalu fokus melihat individual dari tim lawan. 

‘’Kita respect pelatih dan pemain yang ada di sini. Tapi kita harus fokus untuk perbaiki tim kita,’’ imbuh pelatih kelahiran Rio De Janeiro, Brasil tersebut. 

Pada laga sebelumnya, Bali United ditaklukkan tuan rumah Barito Putera dengan skor tipis 0-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Kekalahan itu membuyarkan harapan tim berkaus kebesaran merah itu untuk memimpin klasemen Liga 1. 

‘’Setiap pertandingan ada yang bagus, ada yang kurang. Kemarin wasit yang kurang. Mudah-mudahan besok (nanti sore) wasit bisa memimpin dengan bagus,’’ harap pelatih kelahiran 25 Juli 1974 tersebut. 

Dia menginginkan hilangnya poin di Banjarmasin bisa ditebus di Lamongan. Sehingga sebagai tamu, Bali United tidak hanya menargetkan bisa memetik satu poin di hadapan warga Lamongan. Namun, bisa meraih tiga poin untuk tetap menjaga asa berada di papan atas klasemen sementara Liga 1. 

‘’Untuk tim Persela sebagai tuan rumah ingin menang, tapi kita juga ingin menang di Lamongan,’’ katanya. 

Sementara itu, Paulo Sergio mengatakan, dirinya dan rekan-rekannya hanya fokus pada recovery dan persiapan dimaksimalkan pada official training. Peraih predikat pemain terbaik Liga 1 2017 itu berambisi untuk tampil semaksimal mungkin menghadapi Persela.  

‘’Hari ini (kemarin) kita punya satu latihan. Harus fokus di latihan hari ini (kemarin) untuk bermain bagus besok (nanti) sore,’’ ujar mantan pemain Bhayangkara FC tersebut.

(bj/ind/jar/yan/bet/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia