Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Pencuri Sarang Walet Divonis Dua Tahun

16 Juli 2019, 13: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

KOTA – Sukaeri menunjukkan raut wajah penyesalan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lamongan kemarin (15/7). Pria asal Desa Tanggun Jagir, Kecamatan Mantup itu divonis pidana penjara selama dua tahun.

Dia dinyatakan terbukti mencuri sarang burung walet 6,5 kilogram (kg) hingga mengakibatkan korban mengalami kerugian Rp 150 juta. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hari Pamungkas. JPU menuntut terdakwa dengan hukuman dua tahun enam bulan penjara.

Majelis hakim dalam amar putusannya menilai  Sukaeri terbukti melanggar pasal 363 ayat 1 ke-5 KUHP. Perbuataan pria 46 tahun itu dinilai telah memenuhi semua unsur-unsur dakwaan.

‘’Bahwa terdakwa mengambil barang berupa sarang burung walet yang seluruhnya sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki, tanpa seizin terlebih dahulu dengan pemiliknya,’’ kata hakim.

Perbuatan Sukaeri itu dinilai menyebabkan kerugian jumlah besar dan meresahkan masyarakat di sekitarnya. Hal yang meringankan, selama proses persidangan terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesal.

Sukaeri beraksi ketika tempat pengolahan sarang burung walet milik tetangganya, Titik Istikowati, sepi. Dia masuk ke gudang melalui jendela yang tidak terkunci. Sukaeri menggunakan obeng untuk menyongkelnya lemari tempat penyimpanan sarang walet. Dua puluh sarang walet yang ada dipindah ke kresek yang dibawanya. Aksi pencurian tersebut terungkap saat terdakwa minta bantuan Imam Fadeli untuk menjual kepada Titik. Imam memerlihatkan rekaman video barang yang ditawarkannya. Merasa tak asing dengan sarang walet tersebut, Titik meminta Imam ketemuan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata sarang walet itu miliknya yang hilang.

Majelis hakim M. Aunur Rofiq, Ery Acoka Bharata, serta Agusty Hadi Widarto memberi kesempatan bagi terdakwa untuk menanggapi putusan tersebut.‘’Menerima Pak,’’ jawab Sukaeri dengan suara lirih sembari mengangguk.

(bj/din/yan/ai/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia