Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa
Tujuh Bulan Terdata 44 Kebakaran

Terbanyak Akibat Korsleting

15 Juli 2019, 10: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa)

Share this      

BOJONEGORO – Sejak Januari hingga Juli ini, Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro mendata ada 44 kejadian kebakaran. Menurut Kepala Bidang Damkar Bojonegoro Sukirno, penyebab kebakaran didominasi korsleting listrik. Namun, dia tidak menyebut data angkanya.

Sisanya, human error seperti lalai mematikan api saat bakar sampah atau ketika meninggalkan rumah. Menurut Sukirno, belum semua warga memahami bahaya api dan langkah-langkah memadamkannya. Pihaknya baru melatih satu orang per desa terkait pemadaman api. “Bahkan, masih ada saja orang yang mengira kalau memanggil damkar itu bayar, padahal gratis. Selain pemadaman kebakaran, kami juga bisa dipanggil untuk penyelamatan,” ujarnya.

Jika ada kebakaran, lanjut dia, sembari menunggu datangnya petugas, warga bisa bergotong royong menghambat kobaran api dengan memakai alat sederhana seperti pohon pisang atau  pasir. Kalau ada air, bisa disedot menggunakan diesel.

“Penting untuk memberi akses jalan kepada pemadam agar segera sampai di lokasi. Karena itu, ketika panggil kami harus jelas lokasinya. Meliputi jalan apa, RT/RW, dusun, serta jalur yang paling dekat lewat jalur mana dan yang terbakar apa. Karena untuk pengerahan kendaraan untuk pemadaman,” ujarnya.

Data kebakaran terakhir terjadi Kamis (11/7) sekitar pukul 16.45. Tiga kios di Pasar Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, hangus dilalap si jago merah. Ketiga kios tersebut milik Supeno, 55, warga Desa Kalirejo; Nardi, 50, warga Desa Blimbinggede; dan Mardi, 59, warga Desa Ngraho, kecamatan setempat. Diduga sumber api berasal dari tungku masak milik Supeno.

“Tidak ada korban jiwa, namun ketiga korban diperkirakan mengalami kerugian total sebesar Rp 72 juta,” tuturnya.

(bj/gas/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia