Sabtu, 24 Aug 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Tengkulak Batasi Pembelian Cabai

13 Juli 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DIBATASI: Pedagang cabai di Pasar Sidoharjo, Kecamatan Lamongan dikurangi jatah pembeliannya karena stok pasokan terbatas.

DIBATASI: Pedagang cabai di Pasar Sidoharjo, Kecamatan Lamongan dikurangi jatah pembeliannya karena stok pasokan terbatas. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA – Harga cabai rawit kembali pedas. Maskamah, pedagang Pasar Sidoharjo, Lamongan, mengatakan, kenaikan harga cabai rawit selama sepekan terakhir mencapai Rp 10 ribu per kilogram (kg).

Dua hari lalu, dia masih menjual cabai rawit Rp 50 ribu per kg. Kemarin harganya naik lagi, Rp 55 ribu per kg. Menurut Maskamah, stok cabai rawit juga terbatas. Jatah setiap pedagang dikurangi minimal 5 kg. Dia yang biasanya mendapat jatah 25 kg per hari, maka kini hanya 20 kg per hari. Alasannya, stok dari petani berkurang. Sehingga stok yang ada harus dibagi dengan pedagang lain.

Maskamah merasa kenaikan harga cabai seperti bergantian. Bulan lalu, harga cabai merah besar naik signifikan. Sebelumnya, harga cabai hijau kecil juga naik, Rp 45 ribu menjadi Rp 55 ribu per kg. “Cabai semuanya naik, termasuk merah besar sampai sekarang belum turun,” tuturnya.

Pedagang lainnya, Murti, menyatakan, harga cabai terus naik. Pembelian dari  tengkulak juga dibatasi. Tengkulak beralasan stok terbatas karena tidak ada petani yang panen. ‘’Kalau memang stoknya minim tidak apa, asalkan bukan permainan tengkulak,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, M Zamroni, mengakui harga cabai memang naik. Menurut dia, musim kemarau tidak banyak petani yang panen. Dari survei di Pasar Sidoharjo, Babat, Blimbing, dan Mantup, hanya harga cabai yang naik. Bawang merah dan putih masih aman. “Akan kita pantau untuk memastikan keluhan pedagang tersebut,” ujarnya.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia