Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment
Tuban vs Kota Malang

Adu Strategi Dua Pelatih Malang

11 Juli 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

DEMI MEDALI: Nurul Ulum, striker Tuban (hijau) berusaha menendang bola dengan salto. Dia jadi tumpun lini depan.

DEMI MEDALI: Nurul Ulum, striker Tuban (hijau) berusaha menendang bola dengan salto. Dia jadi tumpun lini depan. (ZAKKI TAMAMI/RR.TBN)

Share this      

TUBAN - Duel seru bakal tersaji pada semifinal sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim 2019 di Stadion Lokajaya, Tuban, sore ini (11/7). Tuan rumah menghadapi Tim Kota Malang. Dua tim ini sama-sama ingin menang agar lolos final.

Menariknya, bentrok dua tim ini menjadi adu strategi dua pelatih asal Malang. Edy Sutrisno sebagai pelatih tim sepak bola Tuban, sedangkan Amin Zakaria menjadi taktikal tim Kota Malang.

Edy Sutrisno dan Amin Zakaria sama-sama mengantongi lisensi C AFC. Bedanya, Edy Sutrisno memiliki jam lebih tinggi dan pernah membawa Persatu Tuban naik kasta Liga 2 selama dua musim. 

“Lawan kita asal Malang. Pelatihnya sama-sama Malang. Namun bagi kita (Tuban) siapapun lawannya kita harus meraih kemenangan,” kata Edy Sutrisno menyemangati seluruh pemain saat latihan ringan di lapangan GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, kemarin (10/7) pagi.

Selama latihan ringan, Edy Sutrisno didampingi asisten pelatih Ainur Rofiq dan Sulkan Arif. Mereka memberikan evaluasi hasil pertandingan babak delapan besar. Juga pelatih kiper Yudi Hariyanto, fokus terhadap tiga penjaga gawang. 

Kali ini, kata dia, semua pemain diharapkan melupakan pertandingan sebelumnya. Dan fokus pertandingan semifinal hingga final. Target menang dan medali agar bisa menjadi kado istimewa kontingen Tuban event terakbar se-Jatim ini. 

“Siapapun lawan kita tetap fokus sampai final. Kita semua yakin bisa meraih medali emas,” tegas Edy. 

Edy memastikan, skuadnya komplet. Tak satu pun pemain cedera maupun akumulasi kartu. Nurul Ulum, penyerang tim sudah bebas dari akumulasi kartu. Bomber haus gol asal Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, ini sudah siap turun sejak menit awal. 

Juga Akhmad Dedy Mustofa, tandem Nurul Ulum di barisan depan, juga tampil cemerlang selama babak penyisihan dan delapan besar. Toni Ervianto juga fit sebagai pelapis penyerang. 

Dia bakal ditopang dua gelandang energik Ahmad Irham dan Fajrul Falah. Barisan pertahanan full bek Agus Raikan, M. Ali Shodiqin, Hengky Sirmanto, dan Syahrul Mukarrom Zain. 

“Kami berharap bertanding dengan enjoy, lepas, dan menunjukkan karakter tim menyerang. Semoga pertandingan nanti dimudahkan dan diberi kemenangan,” tutur Edy.

(bj/zak/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia