Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan
Tunda Pengecoran Jalan di Pucuk – Babat

Tunggu Rapat Dulu

11 Juli 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BELUM DIPERBAIKI: Jalan raya di Kecamatan Pucuk belum dicor. Rencana pengerjaan mulai hari ini ditunda menunggu rapat dulu.

BELUM DIPERBAIKI: Jalan raya di Kecamatan Pucuk belum dicor. Rencana pengerjaan mulai hari ini ditunda menunggu rapat dulu. (M. GAMAL AYATOLLAH/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

PUCUK – Sejumlah alat berat untuk perbaikan jalan secara beton sudah didatangkan di wilayah Kecamatan Pucuk. Namun, alat – alat tersebut tidak jadi dimanfaatkan mulai hari ini (11/7).

Sebab, perbaikan jalan mulai mulai dari KM 63 Kecamatan Pucuk hingga depan Pasar Agrobis, sepanjang 8,3 km mundur dari jadwal awal.

 ‘’Untuk pengerjaan, lebih dulu menunggu rapat bersama dinas terkait untuk mengantisipasi adanya volume kendaraan yang melintas,’’ kata KBO Lantas Polres Lamongan, Ipda Anang.

Jika hasil rapat disepakati, maka baru melakukan pengerjaan perbaikan jalan. ‘’Untuk alat sudah datang semua. Tinggal menunggu rapat pada hari Jumat (12/7) nanti bersama dinas terkait. Tak lupa juga dari Polres Tuban, ikut serta. Kalau sudah disepakati semua, pasti langsung dilakukan pengerjaan pada malam harinya,’’ jelasnya.

Menurut Anang, simpang tiga di Kecamatan Babat perlu dipikirkan. Juga, Jembatan Widang, Tuban. Jembatan yang berbatasan dengan Babat itu sudah lama. Jangan sampai beberapa truk besar menunggu lama di jembatan karena kemacetan.

‘’Antisipasi itulah yang perlu diwaspadai nantinya. Perbaikan di pertigan Mira sepanjang 300 meter dari barat. Dan timur sepanjang 300 meter itu membutuhkan waktu 2 minggu lamanya,’’ ujarnya.

Kemungkinan besar rambu jalur alternatif bakal dipasang agar pengguna jalan melewati jalur Kedungpring. Sedangkan kendaraan besar tetap lewat jalur utama.

Seperti diberitakan, pengerjaan pengecoran jalan berpindah. Titik jalan perbaikan di Sumlaran, Kecamatan Sukodadi sudah selesai. Pengecoran bakal dilakukan mulai di KM 63 Kecamatan Pucuk. Pengerjaan perbaikan jalan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu lima bulan.

‘’Tetap saja jalan masih bisa dilalui dengan cara contra flow atau penguna jalan dialihkan di jalur sebelah. Itu pun pada titik yang dikerjakan. Selanjutnya kembali lagi ke jalan yang dilalui semestinya,’’ jelas Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo.

Berdasarkan informasi yang diterima Purnomo, perbaikan jalan dilakukan dari timur lebih dulu. Pengguna jalan dari arah tersebut dialihkan. Jalur barat yang selama ini satu jalur dibagi menjadi dua jalur. Sehingga, ada kemungkinan terjadi kepadatan karena perubahan jalur yang semula satu menjadi dua.

Purnomo belum bisa memastikan bakal terjadi kemacetan atau tidak nantinya. Alasannya, pengguna jalan tak bisa ditentukan setiap harinya. Kepadatan panjang atau tidak, baru diketahui saat pengerjaan nanti.

‘’Kalaupun tak ingin padat, pengguna jalan bisa memilih jalur alternatif melalui wilayah Sugio. Itupun kendaraan maksimal roda empat yang bisa melalui jalan alternatif. Selebihnya tak bisa,’’ ujarnya. (mal/yan)

(bj/mal/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia