Jumat, 22 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Features
Bikin Tas Pelampung untuk Melewati Bengawan

Tas Disertai GPS, Bagian Depan Disertai Reflector

Oleh: CHAHYA SYLVIANITA

11 Juli 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

UJI COBA: Fajar saat uji coba tas mengapung di kolam renang.

UJI COBA: Fajar saat uji coba tas mengapung di kolam renang. (CHAHYA SYLVIANITA/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

TAS keselamatan buatan M. Fajar Ego Febriansyah didesain tas backpack untuk pelajar. Dengan keunggulan bisa mengapung dan memiliki alat GPS sebagai pendeteksi.

Langkahnya tegap dan penuh percaya diri ketika menghampiri Jawa Pos Radar Bojonegoro. Sambil menyalami satu per satu orang yang menunggunya waktu itu, M. Fajar Ego Febriansyah tersenyum ramah. Dia mengenakan baju santai hitam karena kegiatan belajar mengajar belum dimulai.

Wajar jika lingkungan sekolah saat itu hanya ada segelintir orang. Didampingi gurunya, Fajar menceritakan inspirasi pembuatan tas keselamatan yang bermula ada peristiwa tenggelamnya perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Solo. Peristiwa di Bojonegoro itu hingga menelan korban jiwa rerata pelajar.

Dari peristiwa itu, Fajar membuat tas yang bisa mengapung dan dapat menyelamatkan jiwa pemakainya. Perlombaan disesuaikan dengan tema lingkungan. Rumahnya berada di tepi Sungai Bengawan Solo membuat dia berinisiatif membuat tas yang bisa mengapung agar bisa bermanfaat bagi banyak orang. Apalagi untuk pelajar tidak bisa berenang dan harus melalui sungai untuk bersekolah.

Tas itu diberi nama Matman Bag. Bisa menjadi superhero keselamatan bagi pelajar tidak bisa berenang. Dia mengatakan, guru-guru mendukung inovasi ini. Terlebih Kepala SMK 2 Bojonegoro M. Akhiyar yang memberi motivasi.

Dia mengatakan, pembuatan tas memakan waktu tidak lebih dari satu bulan. “Bahan tas supaya mengapung terbuat dari busa teri. Busa bisa mengapung jika diletakkan di air. Jadi bisa menyelamatkan si pemakai dari tenggelam,” ujar siswa 17 tahun ini.

Tas tersebut memakai bahan kain oranye. Sesuai standar keselamatan agar Matman Bag bisa dilihat dari kejauhan. Bagian depan tas dilengkapi reflector. Berfungsi memantulkan cahaya jika dalam kondisi darurat. Seperti hilang saat malam agar mudah ditemukan.

Uniknya tas ini, dilengkapi dengan global positioning system (GPS) tahan air. Jadi memungkinkan pengguna diketahui keberadaannya lewat GPS. “Waktu pemesan GPS ini yang perlu perjuangan. Karena pengiriman tidak bisa cepat, saya rela ke Surabaya mengambil alat GPS ini,” ucap lelaki jurusan mekatronika ini.

Namun perjuangannya membuahkan hasil. Fajar masuk ke dalam delapan besar finalis Gold Champion dan berhak berangkat ke Singapura dan Malaysia studi banding September mendatang.

Fajar mengatakan, uji coba tas di kolam renang dan berfungsi dengan baik. “Mungkin ke depan bisa berkolaborasi dengan dinas perdagangan. Walaupun tas agak besar karena menyesuaikan badan saya. Mungkin ke depannya bisa menyesuaikan sesuai umur,” jelasnya.

(bj/cs /rij/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia