Selasa, 12 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Baju Putih Lebih Laku

09 Juli 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

UKUR BAJU BARU: Bocah sedang mencoba mencocokkan seragam baru dengan tubuhnya di salah satu toko yang ada di Lamongan.

UKUR BAJU BARU: Bocah sedang mencoba mencocokkan seragam baru dengan tubuhnya di salah satu toko yang ada di Lamongan. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA – Liburan sekolah tinggal menghitung hari. Sejumlah wali murid menyerbu toko seragam untuk keperluang sekolah.

Gianto, salah satu penjual seragam, memerkirakan pembeli seragam masih tinggi hingga H-3 masuk sekolah. ‘’Yang paling banyak, pembeli seragam berwarna putih. Itu paling banyak diserbu pembeli,’’ katanya.

Menurut dia, para pembeli tidak hanya siswa baru yang naik jenjang. Juga siswa yang naik kelas. Mereka merasa perlu membeli baju putih lagi karena baju lama warnanya sudah memudar. Atau, berat badannya naik, sehingga perlu ukuran baru.

‘’Tak bisa menghitung detail per harinya. Karena ada juga pembeli untuk dijual lagi,’’ imbuhnya.

Endang Kismianti, salah satu pembeli mengatakan, selain membeli perlengkapan sekolah, dirinya harus memikirkan pembayaran uang gedung.

‘’Ini masih seragam sekolah Mas. Belum nanti buku dan juga sepatu,’’ katanya sambil mengukur baju anaknya.

Dia mengaku dua anaknya tahun ini naik jenjang, masing – masing kelas VII SMP dan kelas X SMA. Dua anaknya itu dibelikan baju baru putih dan cokelat.

Latri, pembeli lainnya, menilai, baju baru bantuan pemerintah nantinya semakin ribet. Alasannya, bantuan tersebut bentuknya bukan baju jadi. Namun, kain polos. Sehingga, harus dibawa ke tukang jahit dulu. 

‘’Tak bisa satu dua hari jadi. Satu hingga dua minggu baru jadi, karena penjahit semua pada antri,’’ tuturnya.

Dia lebih  senang membeli seragam jadi. Bisa  dipakai setiap saat.

(bj/jar/mal/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia