Minggu, 15 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

41 Desa Masuk Zona Rawan

09 Juli 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MULAI DISIAGAKAN: Apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak kemarin (8/7) di Alun-Alun Tuban.

MULAI DISIAGAKAN: Apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak kemarin (8/7) di Alun-Alun Tuban. (YUDHA SATRIA ADITAMA/JAWA POS RADAR TUBAN)

Share this      

TUBAN – Sebanyak 1.651 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas kemarin (8/7) mengikuti apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkades serentak di Alun-Alun Tuban. Seluruh pasukan yang disebar di 274 desa mulai disiagakan hari ini (9/7) hingga seluruh proses pesta demokrasi tersebut usai.

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, dalam pilkades ada tiga kategori. Yakni, zona sangat rawan, rawan, dan tidak rawan. Berdasarkan pemetaan, ada 41 desa masuk zona rawan. Meski tak menyebut pasti, sebagian besar zona rawan merupakan desa di wilayah pinggiran. Sementara 233 desa lainnya masuk kategori zona tidak rawan.

‘’Sebelumnya ada 69 desa masuk zona rawan. Setelah kami petakan lagi tersisa 41 desa yang termasuk rawan,’’ tegas Nanang.

Perwira kelahiran Bojonegoro ini mengatakan desa yang dipetakan masuk zona rawan karena berpotensi memunculkan judi, money politics, dan gesekan antar pendukung. Namun Nanang memastikan tidak ada konflik suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada Pilkades di Tuban. Potensi konflik masih pada tahap normal dan tergolong bisa diatasi. ‘’Permasalahan paling rawan yakni money politics dan taruhan Pilkades,’’ lanjut dia.

Untuk pengamanan yang maksimal, Polres mendatangkan bantuan kendali operasi (BKO) Brimob Polda Jatim. Mereka akan disiagakan di Mapolres Tuban, Mapolsek Soko, dan Mapolsek Kerek. Penempatan di tiga titik tersebut diyakini sudah cukup mengkaver seluruh wilayah Tuban jika ada gangguan. ‘’Satu kompi Brimob standby di Mapolres Tuban. Lalu di Mapolsek Soko dan Kerek masing-masing satu pleton,’’ jelasnya.

Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini mengatakan untuk daerah rawan, disiagakan tiga personel polisi, dua TNI, dan satu linmas. Para personel polisi dilengkapi dengan senjata laras panjang dan rompi anti peluru. Juga disiagakan mobil barikade dan water canon untuk mengantisipasi jika ada gangguan dadakan yang tak terduga. ‘’Untuk keseluruhan kami pastikan Insya Allah Tuban kondusif dan tidak ada gangguan yang signifikan,’’ kata Nanang.

(bj/yud/wid/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia