Selasa, 10 Dec 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Wajah Telaga Bandung Siap Dirombak

08 Juli 2019, 13: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

DIPERMAK: Tebing Telaga Bandung longsor belum diperbaiki. Namun wajah depannya akan dipermak tahun ini.

DIPERMAK: Tebing Telaga Bandung longsor belum diperbaiki. Namun wajah depannya akan dipermak tahun ini. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA - Setelah sempat mundur hingga triwulan kedua, pembangunan Taman Telaga Bandung Lamongan akan segera dikerjakan pekan depan. Lelang proyek senilai Rp 380 Juta tersebut sudah tuntas.

Kasi Pertamanan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Lamongan, Khusaini menuturkan, pembangunan taman ini bukan mundur. Karena sistemnya lelang, maka harus mengikuti proses. Apalagi rekanan harus memastikan lokasi sebelum memulai pekerjaan. Supaya estimasi pembangunannya bisa sesuai dan tepat waktu. ‘’Minggu kedua bulan ini sudah bisa dikerjakan,’’ ujarnya kemarin (7/7).

Menurut dia, pembangunan ini menjadi kegiatan prioritas. Titiknya berada di sisi depan dari timur sampai barat. Sehingga obyek wisata itu akan dikemas sebagai wisata bersantai bagi keluarga. Selain bisa menikmati udara yang bersih karena banyak taman, pengunjung juga bisa bersantai dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Seperti gazebo, mainan anak, dan lainnya. “Tingkat kunjungan memang belum terlalu ramai, sehingga harus ada penambahan dan pemeliharaan fasilitas,” terangnya.

Khusaini mengatakan, kegiatan pembenahan itu perlu waktu sekitar tiga bulan. Sedangkan  masa pemeliharaannya selama enam bulan. Dia berharap dukungan masyarakat untuk menjaga obyek wisata tersebut agar tetap baik dan terawat.

Menurut dia, upaya pemeliharaan secara umum juga terus dilakukan. Misalnya, kerusakan lampu bagian dalam sudah diperbaiki dan diganti. Termasuk menambah lampu penerangan di ruang terbuka hijau (RTH). Tujuannya agar obyek tersebut tidak digunakan untuk kegiatan yang kurang baik. ‘’Juga ditambah tempat duduk supaya pengunjung bisa bersantai,’’ tukasnya.

Terkait bekas longsor di bibir telaganya, Khusaini mengaku belum ada perbaikan. Sebab kondisi air telaga masih tinggi. Sehingga belum bisa dilakukan pengerukan dan perbaikan. Tapi bahan-bahan bangunannya sudah disiapkan. Supaya saat telaga airnya berkurang, pekerjaan bisa langsung dilakukan. “Kegiatan itu memang belum dianggarkan, tapi ada pergeseran kegiatan,” terangnya.

(bj/rka/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia