Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Events
*KONI Menanti Kejutan Cabor

Turunkan 294 Atlet, Hanya Target 18 Emas

03 Juli 2019, 10: 24: 41 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SIAP BERPRESTASI: Atlet Bojonegoro usai estafet memberikan obor api porprov kemarin (2/7).

SIAP BERPRESTASI: Atlet Bojonegoro usai estafet memberikan obor api porprov kemarin (2/7). (M.Nurcholis/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

Share this      

BOJONEGORO - Gegap gempita menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 sudah menghangat. Bojonegoro dengan Lamongan, Tuban dan Gresik, menjadi tuan rumah. Kontingen Bojonegoro menerjunkan 294 atlet di ajang olahraga bergengsi se-Jawa Timur (Jatim) ini.

Atlet sebanyak itu, kontingen Bojonegoro menargetkan 18 medali emas, 14 perak, dan 16 perunggu. Jumlah itu dua kali lipat dibanding Porprov 2015, hanya mendapat 8 emas.

Beberapa cabang olahraga (cabor) menjadi target mendulang emas. Seperti angkat besi, panahan, catur, petanque, sepatu roda, dan kempo. “Insyaallah kita (cabor kempo) bisa menyumbang tiga emas,” kata Ketua Cabor Kempo M. Kuslan kemarin (2/7).

Dia mengatakan, saat ini persaingan lebih ketat dari atlet berbagai daerah di Jatim. Meski begitu dia tetap optimistis atletnya dapat meraih medali. Bahkan menargetkan lebih bagus dari porprov sebelumnya.

Pelatih Cabor Taekwondo Febri Dian mengatakan, pihaknya menarget raihan 1 emas dan 2 perunggu. Target tergolong tinggi sebagai cabor baru. Namun, hal tersebut menjadi motivasi para atlet. Sebab, melihat raihan apik di kejuaraan provinsi (kejurprov) dari 2017-2019.

“Latihan intensif di puslatkab (pemusatan latihan kabupaten) sudah berjalan. Sisanya ditentukan usaha di lapangan dan hasil drawing,” ungkap dia.

Anam Syaifuddin, salah satu pengurus cabor anggar mengatakan, hanya berani mematok target 1 medali perunggu saja. Itupun juga berat. Sebab, selain sebagai cabor baru, calon lawan telah memiliki banyak pengalaman. “Bisa masuk empat besar sudah bagus,” ujarnya. 

Ketua Cabor Sepatu Roda Aris Yudi Purnomo menambahkan, para atlet saat ini siap tanding. Setelah latihan intensif di puslatkab, pihaknya optimistis bisa membawa minimal tiga medali.

“Potensi medali pada atlet bernama Nuel dan Dewa. Semoga bisa raih 2 emas dan 1 perak,” ujarnya. 

Ketua Cabor Tenis Lapangan Farid Ariady mengatakan, pihaknya menurunkan empat petenis pada lima nomor. “Namun kita berharap dari nomor ganda putra dan beregu bisa menyumbang raihan medali,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro Ali Mahmudi mengatakan, target porprov tahun ini, yakni 18 medali emas, 14 perak, dan 16 perunggu. Patokan tersebut dua kali lipat dari perolehan medali pada event porprov sebelumnya, yaitu dengan 8 medali emas, 8 perak, dan 9 perunggu.

“Kita optimistis target bisa terealisasi. Melihat kemampuan dan semangat para atlet, saya perkirakan melebihi target tersebut,” ujar dia.

Menurut dia, secara hitungan di atas kertas, dengan 18 emas itu kontingen Bojonegoro bisa menempati peringkat lima besar di klasemen akhir perolehan medali Porprov 2019 Jatim. Cabor panahan, judo, petanque, catur, dan juga atletik akan jadi andalan dalam meraih medali emas. 

“Namun tak menutup kemungkinan banyak terjadi kejutan dari cabor-cabor lain untuk kontingen Bojonegoro,” tutur mantan Sekretaris DPRD (sekwan) itu.

Selain itu, kesempatan sebagai tuan rumah harus dimaksimalkan meraih medali sebanyak-banyaknya. Terlebih pihaknya telah memfasilitasi persiapan memaksimalkan raihan medali. Yakni melalui puslatkab.

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awannah juga berpesan semoga atlet yang turut berlaga bermain jujur dan sportif. Selain itu, juga meraup banyak medali serta berprestasi.

(bj/rij/cho/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia