Selasa, 12 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Kader Bakti Lamongan (KBL) Resmi Di-Launching

Berjanji, Berbakti dan Mengabdi

01 Juli 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RESMI DILAUNCHING: Pembina Kader Bakti Lamongan (KBL), Dr. Deddi Nordiawan (kanan) menyerahkan identitas KBL kepada perwakilan pemuda setempat disaksikan Ketua KBL,  Nafi’uzzakidan pj Kades Ardirejo.

RESMI DILAUNCHING: Pembina Kader Bakti Lamongan (KBL), Dr. Deddi Nordiawan (kanan) menyerahkan identitas KBL kepada perwakilan pemuda setempat disaksikan Ketua KBL, Nafi’uzzakidan pj Kades Ardirejo. (BAHTIAR FEBRIANTO/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KADER Bakti Lamongan (KBL) di-launching kemarin (30/6). Mereka mengukuhkan komitmennya di hadapan Pembinanya, Dr. Deddi Nordiawan, serta sejumlah pejabat. Antara lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa (PMD) Lamongan, Khusnul Yakin; Camat Sambeng, Kepala Desa (Kades) Ardirejo, serta keynote speaker Yohanes dari Bukalapak yang hadir memberi kiat bisnis online. Kegiatan di Balai Desa Ardirejo Kecamatan Sambeng tersebut dirangkai dengan bakti sosial, berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat yang disambut gembira masyarakat.

KBL dibentuk dari perkumpulan para pemuda Lamongan yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kemahasiswaan. Tujuannya, untuk menumbuhkan  sikap gotong royong, meningkatkan kompetensi softskill maupun hardskill, dan menumbuhkan sikap wirausaha pada masyarakat. Organisasi dengan kegiatannya ini diakui pemerintah, karena bertujuan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat.

Ketua KBL, Nafi’uzzaki mengatakan, anggota KBL nantinya menyebar di seluruh desa. Mereka adalah pemuda kreatif yang bisa membaca karakter desa dan meningkatkan kepekaan serta kepedulian sosial. Sehingga bisa memunculkan sikap gotong royong dan menjadi penggerak ekonomi desa. Kegiatan awal akan diselenggarakan di 46 desa. “Kegiatannya beragam, sesuai dengan permintaan desa setempat. Bisa bakti sosial, seminar, lokakarya dan lainnya,” ungkapnya.

PEDULI SOSIAL: Pembina KBL, Dr Deddi Nurdiawan meninjau pelaksanaan pengobatan gratis dalam launching KBL.

PEDULI SOSIAL: Pembina KBL, Dr Deddi Nurdiawan meninjau pelaksanaan pengobatan gratis dalam launching KBL. (BAHTIAR FEBRIANTO/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Pj Kades Ardirejo, Mulyo Saptono menuturkan, sebagai desa yang letak geografinya di lereng hutan, desanya sangat membutuhkan dukungan banyak pihak untuk memaksimalkan potensi yang ada. Supaya bisa menjadi investasi masa depan yang berkelanjutan.

Hal senada juga disampaikan Camat Ngimbang, Hirsyad. Menurut dia, generasi muda harus berkembang. Harus bisa memanfaatkan peluang yang ada. “Saya sangat senang adanya kegiatan ini, dan saya akan mengikuti sampai tuntas,” tegasnya.

Dosen Universitas Indonesia dan Direktur Wisatahati Indonesia, Dr. Deddi Nordiawan, menjelaskan, KBL ini akan menjadi wadah untuk bertukar informasi. Juga berbagi pengetahuan untuk menangkap peluang yang ada.

Dalam kesempatan itu Deddi bersedia membagi tips sederhana untuk menciptakan ide. Pertama, membaca kejadian sekitar dan catat. Kedua, tahajud dan tafakur setiap malam. Terakhir, bersosialisasi dan membangun jaringan. Era modern ini tidak sulit untuk membangun kegiatan sosial. Apalagi kemudahan teknologi lebih canggih dibandingkan lima tahun lalu. ‘’Untuk sekedar rapat, bisa memanfaatkan teleconference,’’ tuturnya.

Sebagai pengusaha muda, Deddi mengaku harus menemukan ide dalam situasi apapun. Karena itu, dia enggan membuang waktunya untuk rapat. “Kalau rapat biasanya pasti waktunya mundur dan itu akan mematikan ide,” terangnya.

(bj/rka/feb/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia