Selasa, 12 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Gubernur Puji Stadion Surajaya

24 Juni 2019, 14: 13: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SIDAK: Gubernur Khofifah (kanan) didampingi Bupati Fadeli, Wabup Kartika dan Ketua KONI Jatim, Airlangga Satriagung saat meninjau Stadion Surajaya.

SIDAK: Gubernur Khofifah (kanan) didampingi Bupati Fadeli, Wabup Kartika dan Ketua KONI Jatim, Airlangga Satriagung saat meninjau Stadion Surajaya. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendadak berkunjung ke Lamongan kemarin (23/6). Mantan Menteri Sosial itu melakukan peninjauan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2019 yang pembukaannya di Kota Soto tersebut bulan depan. Dia disambut Bupati Lamongan, Fadeli bersama Wabup Kartika Hidayati dan Sekkab Yuhronur Efendi beserta panitia porprov.

Saat meninjau Stadion Surajaya yang akan dipakai upacara pembukaan porprov pada 6 Juli mendatang, gubernur memuji kebersihannya. ‘’Stadionnya terjaga dan terawat. Mudah-mudahan saat pembukaan porprov masih terjaga kebersihannya, dan seluruh venue juga bisa memberikan yang terbaik,’’ ujarnya.

Dalam kesempatan itu Khofifah memberikan beberapa pengarahan. Antara lain, meminta supaya aktivitas perbaikan venue segera diselesaikan, serta memastikan jumlah toilet portable dan media center.

Rencana adanya pameran usaha kecil menengah (UKM) yang akan digelar di sekitar Stadion Surajaya saat pembukaan porprov menjadi perhatian tersendiri bagi Khofifah. Menurutnya, momentum porprov dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan serta mendongkrak UKM Kota Soto. Apalagi saat porprov berlangsung juga bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional 12 Juli.

‘’Saat koordinasi dengan tim pemprov, bupati, dan panpel porprov, expo terkait UKM harus dimasifkan. Seperti ada maskot provinsi Beki Si Ayam Bekisar, lalu Lilo Si Lele maskot Lamongan harap banyak diproduksi supaya harganya makin murah,’’ tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menggulirkan wacana, pelaksanaan porprov yang sebelumnya berlangsung empat tahun sekali, akan dipersingkat menjadi dua tahun sekali. Harapannya, supaya prestasi olahraga Jawa Timur bisa diperbarui dan semakin terukur rekor yang dicapai.

‘’Sehingga rekor yang tercetak relatif bisa update di luar kompetisi porprov. Semakin sering berkompetisi, semakin terukur rekor yang dicapai,’’ terangnya.

Pelaksanaan Porprov yang bertepatan dengan libur sekolah juga diharapkan Khofifah bisa membuat banyak anak-anak menyaksikan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Cara seperti itu dapat membuat anak-anak terdorong untuk mencintai olahraga serta menjadi penguatan karakter untuk mencetak prestasi atau rekor baru. Terlebih sebanyak 13 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan di Lamongan.

Bupati Fadeli menyatakan kesiapan Lamongan menjadi ajang pembukaan porprov, termasuk pelaksanaan pertandingan 13 cabang olahraga (cabor). Persiapan terus dikebut. ‘’Toilet portable ada tujuh belas di stadion. Media center akan dipusatkan di stadion dan di venue juga,’’ ungkapnya.

Selanjutnya gubernur melanjutkan peninjauan ke Sport Center Lamongan (SCL) sebagai venur Cabor Gulat, Panjat Tebing, dan Drumband. Dilanjutkan ke Venue Menembak di kawasan Ponpes Sabilillah Sukodadi, dan sub posko porprov beserta media center di komplek Balai Latihan  Kerja (BLK) Lamongan.

(bj/din/feb/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia