Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Serapan Tetap Sama

20 Juni 2019, 14: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

SERAPAN TETAP SAMA: Beras bulog yang menumpuk di salah satu gudangnya di Lamongan.

SERAPAN TETAP SAMA: Beras bulog yang menumpuk di salah satu gudangnya di Lamongan. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA - Jelang musim panen kedua, Bulog subdivre III Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban tidak menambah target serapan.

Waka Bulog Subdivre III, Tachori, mengatakan, target global Lamongan satu musim 40 ribu ton. Target ini masih sama dengan musim sebelumnya. “Realisasi mundur karena kualitas beras turun,” ujarnya.

Tachori menjelaskan, hingga Maret lalu, realisasi masih 38 persen untuk wilayah Lamongan. Kualitas beras yang tidak sesuai ketentuan membuat serapan itu tidak maksimal.

Menurut dia, meski bulog diperintah menyerap seluruh hasil petani, tetap mengacu pada persyaratan yang ada. Jika pembelian tidak memerhatikan kualitas sesuai ketentuan, maka bakal merugikan perusahaan pelat merah tersebut.

Terkait harga, Tachori memastikan belum ada perubahan. Sampai kemarin (19/6), bulog membeli Rp 8.030 per kilogram (kg). Harga itu berlaku sejak panen pertama. Serapannya kini mencapai 76 persen.

“Kalau CBP (cadangan beras pemerintah), harga ditentukan pemerintah. Sebab, bukan untuk kebutuhan komersil bulog,” ujarnya.

(bj/rka/yan/jar/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia