Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Lahan Kilang GRR Mulai Dipetakan

20 Juni 2019, 12: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

TELITI: Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban mengukur bidang lahan yang akan didirikan kilang GRR Tuban.

TELITI: Tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban mengukur bidang lahan yang akan didirikan kilang GRR Tuban. (Istimewa)

Share this      

TUBAN – Meski masih berpolemik dan belum sepenuhnya diterima warga, proses pendirian kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban terus dilakukan.

Proyek strategis nasional ini mulai memasuki tahap pengukuran tanah. Kemarin (19/6), dua tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) diturunkan untuk mengukur lahan di Desa Wadung dan Kaliuntu, Kecamatan Jenu.

Project Coordinator Kilang GRR Kadek Ambara Jaya melalui Tim Surveyor Indonesia (SI) Triyono mengatakan, lahan warga yang dibutuhkan untuk pendirian kilang seluas 363 hektare. Tanah tersebut terdiri dari 1.135 bidang yang dimiliki 826 warga. Dari jumlah tersebut, Triyono mengklaim 191,83 hektare (Ha) yang terdiri dari 550 bidang milik 431 warga siap dilakukan pengukuran. ‘’Sekarang baru proses pengukuran lahan, jadi belum sampai ke harga,’’ jelas Triyono.

Triyono mengatakan di Desa Wadung terdiri 566 bidang tanah. Dari jumlah tersebut, 341 bidang diantaranya sudah diberi patok pembatas. Sementara 38 bidang lain diklaim, secara lisan sudah disetujui untuk dilepas. Empat bidang disetujui secara tertulis dan pemilik 74 bidang masih ragu-ragu. Di Desa Sumurgeneng terdapat 562 bidang, 100 bidang diantaranya sudah terpasang patok. Pemilik lima bidang diklaim setuju secara tertulis, 55 setuju secara lisan, dan 170 ragu-ragu.

Untuk pemilik bidang lain, sementara dipetakan tim SI dan Pertamina Kilang GRR belum sepakat. Tahap pertama kemarin, lanjut Triyono, tim BPN Tuban mulai mengukur 7 bidang di Desa Kaliuntu, 90 bidang di Desa Wadung, dan 20 bidang di Desa Sumurgeneng. Jika pengukuran tak selesai satu hari, akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

(bj/yud/wid/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia