Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Cakades Petahana Cukup Cuti dan Tunjuk Plt

19 Juni 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Calon kepala desa (cakades) petahana atau incumbent tak perlu mengundurkan diri dari jabatannya. Sebaliknya, hanya mengajukan cuti diajukan ke camat. Durasi cuti sejak ditetapkan cakades mulai 14 Juni hingga 1 Juli mendatang.

Namun, ruang gerak cakades petahana masih cukup longgar dibanding kandidat pendatang baru. Sebab, sebelum mengajukan cuti, cakades petahana memiliki kewenangan menentukan pelaksana tugas (Plt) kades.

“Selama kades cuti karena maju lagi (ikut pilkades), yang menentukkan Plt kades, ya kades desa setempat atas persetujuan BPD (badan perwakilan desa),” kata Camat Kota Bojonegoro M. Farid Naqib kemarin (18/6).

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kepala Desa, kades yang mencalonkan lagi harus mengajukan cuti, mulai dari penetapan cakades hingga penetapan hasil pilkades.

Menurut dia, pengisian Plt kades, ditentukan oleh kades sebelum mengajukan cuti kepada camat. Hal itu sesuai dengan Perda Nomor 13/2015. Khusus di Kecamatan Kota, ada tiga kades ikut maju lagi, yaitu Kades Sukorejo, Mulyoagung, dan Campurrejo.

“Kades yang maju lagi, sudah mengajukan cuti,” tegasnya.

Dia menambahkan, cuti kades yang maju lagi itu mulai 14 Juni hingga 1 Juli, atau mulainya penetapan cakades hingga penetapan kades. Plt kades yang ditunjuk oleh calon kades petahana itu, mayoritas dari perangkat desa setempat.

Sesuai kewenangannya, Plt kades hanya memiliki kewenangan menjalankan roda pemerintahan. Dan tidak memiliki kewenangan pengambilan keputusan. “Kades yang maju lagi, sudah cuti sejak penetapan 14 Juni,” imbuh Camat Kepohbaru Gunardi.

Edi Sampurno, Cakades Campurrejo, Kecamatan Kota, memastikan telah mengajukan cuti. Dan Plt Kades dijabat Sunoto. Plt tersebut diambil dari kasi pemerintahan desa setempat. “Plt Kades Sunoto, selaku kasi pemerintahan. Sekdes-nya kosong,” ujarnya.

Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bojonegoeo Ira Madda Zulaikha mengatakan, sesuai regulasi, jika kades maju lagi tak perlu mengundurkan diri. Sebaliknya, cukup mengajukan cuti kepada camat setempat.

Sehingga, setelah proses pilkades selesai, calon petahana bisa menduduki lagi kursi kades hingga masa jabatannya berakhir. “Memang aturannya cukup cuti,” tegasnya.

(bj/msu/rij/yan/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia