Minggu, 20 Oct 2019
radarbojonegoro
icon featured
Advertorial
Didik Mukrianto Sosialisasi 4 Pilar MPR RI

Menambah Wawasan dan Kecintaan Rakyat Indonesia

19 Juni 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

RAJUT SILATURAHMI: Didik Mukrianto, anggota MPR RI melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI di Bojonegoro kemarin (18/6).

RAJUT SILATURAHMI: Didik Mukrianto, anggota MPR RI melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI di Bojonegoro kemarin (18/6). (Istimewa)

Share this      

BOJONEGORO - Anggota MPR RI Didik Mukrianto, SH., MH kembali memberikan pengarahan dan penjelasan terkait empat pilar MPR RI kepada masyarakat di daerah pemilihannya, Jawa Timur IX. Kegiatan yang berlangsung di Bojonegoro kemarin (18/6) dihadiri ratusan masyarakat dari unsur tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di wilayah kabupaten setempat.

Didik menerangkan, salah satu manfaat kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI adalah mengenang dan mengenal sejarah bangsa. Dengan selalu mengenang jasa para pahlawan, kata dia, maka kecintaan kepada bangsa sendiri kian bertambah. ''Kita tidak mungkin mencintai bangsa Indonesia kalau tidak mengenalnya dengan baik,'' ujar sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu.

Didik juga mengungkapkan, sosialisasi empat pilar MPR RI yang gencar digelar di berbagai wilayah di tanah air dan diikuti berbagai elemen masyarakat sangat penting untuk membuka mata masyarakat terkait arti penting Pancasila serta pilar-pilar lainnya.

Dengan kegiatan sosialisai ini, pengurus PSHT pusat ini berharap menambahkan wawasan dan kecintaan rakyat Indonesia terhadap empat pilar MPR. Yakni, Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Didik juga mengatakan, masyarakat harus memerhatikan sejumlah tantangan bangsa untuk dicarikan solusinya. Antara lain, soal terorisme dan aksi radikalisme, permasalahan tebang pilih penegakan hukum, serta kurangnya keteladanan  public figure dengan maraknya berbagai kasus korupsi dan penyimpangan yang dilakukan oknum-oknum pejabat publik.

Terkait permasalahan tersebut, Didik mengajak masyarakat untuk membantu dan mendukung setiap upaya pemerintah dan negara dalam menegakkan nilai-nilai luhur bangsa. ''Sebagai masyarakat yang beradab dan berbudaya, kita harus mendukung setiap upaya negara dalam menegakkan nilai-nilai luhur bangsa ini,'' tegas dia.

Di bagian lain, Didik meminta pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk tidak abai sedikit pun terhadap hak-hak rakyat.

Dalam suasana yang masih Idul Fitri, ketua umum Karang Taruna Nasional ini mengucapkan permohonan maaf atas kiprahnya selama ini. ''Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Semoga amal ibadah kita selama Ramadan diterima Allah SWT dan kita semua termasuk golongan hamba-hamba yang bertakwa,'' tutur dia menutup materi sosialisasi.

(bj/*/ds/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia