Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Motor v Motor, Dua Tewas

17 Juni 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BARANG BUKTI LAKA DUA TEWAS: Motor yang terlibat kecelakan di jalan baru Made – Sukomulyo Sabtu malam.

BARANG BUKTI LAKA DUA TEWAS: Motor yang terlibat kecelakan di jalan baru Made – Sukomulyo Sabtu malam. (M. GAMAL AYATOLLAH/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

Share this      

KOTA – Jalan baru Sukomulyo - Made kembali memakan korban jiwa. Dua motor beradu kepala di jalan tersebut Sabtu (15/6) malam. Akibatnya, dua pengendaranya tewas.

Menurut data di kepolisian, dua korban itu Dwi Prasanda, 13, asal Desa Wajik, Kecamatan Lamongan dan Zulianto, 17, asal Desa Dukuh Agung, Kecamatan Tikung.

Kanitlaka Lantas Polres Lamongan, Iptu Sudibyo, mengaku belum bisa menjelaskan detail kejadian tersebut. Sehingga, dia tidak dapat memastikan apakah salah satu korban sedang mencoba motor atau sengaja melaju dengan kencang. Alasannya, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang mengetahui kejadian di tempat perkara.

Dia hanya menyebut motor Supra yang terlibat kecelakaan itu tanpa pelat nomor. Motor yang dikendarai Dwi Prasanda itu, melaju dari barat. Mendekati tempat kejadian, melaju motor CB L 6638 XN yang dikendarai Zulianto.

Karena kecepatan tinggi, pengendara CB mengalami oleng ke kanan. Selanjutnya, motor menabrak Supra yang tanpa pelat nomor tersebut.

‘’Keduanya meninggal dunia di tempat kejadian setelah mengalami luka berat di kepala,’’ katanya.

‘’Untuk kedua kendaraan, kini diamankan di Polsek Lamongan Kota setelah kejadian,’’ imbuhnya.

Selama ini, jalan baru tersebut dikenal sebagai tempat untuk menjajal motor yang baru disetel. Bahkan, sebagian pengendara motor remaja berani mencoba kendaraan dengan kecepatan kencang pada sore hari. Sebagian lagi, malam.

Sementara itu, Kanit Turjawali Polres Lamongan, Ipda Purnomo, mengatakan, pihaknya akan mengusulkan pemasangan marka rambu kejut. Sehingga, pengguna jalan yang melintas tak memacu kendaraan dengan kecepatan. Menurut dia, sering sekali yang melintas di jalan itu dengan kecepatan tinggi. Padahal, sangat berbahaya.

‘’Kalau sudah ada pemasangan seperti itu, pastinya pengguna jalan akan mengantisipasi dan mengurangi kecepatan,’’ katanya.

Dia juga akan mengusulkan rambu mata kucing di tengah jalan agar pengguna jalan mengetahui batas jalan. ‘’Kalau mata kucing terkena sinar sepeda motor, akan menyala dan penguna jalan akan menghindar,’’ ujarnya.

(bj/mal/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia