Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Setelah Jalan Bojonegoro-Babat Diperbaiki Pem

Pelebaran Jalan Nasional Fokus Wilayah Barat

17 Juni 2019, 11: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

JALUR UTAMA: Ruas jalan Bojonegoro-Padangan ketika diperbaiki. Pemerintah pusat fokus perbaikan jalur nasional wilayah barat.

JALUR UTAMA: Ruas jalan Bojonegoro-Padangan ketika diperbaiki. Pemerintah pusat fokus perbaikan jalur nasional wilayah barat. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Pelebaran jalan nasional masih terus dilakukan. Namun, pelebaran masih difokuskan pada jalan nasional di wilayah barat, yakni jalur Bojonegoro-Padangan. Ini setelah jalur nasional Bojonegoro-Babat, akan dilebarkan oleh pemkab setempat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional di Bojonegoro Kristanto Yuda menjelaskan, perbaikan jalan yang dilakukan memang fokus wilayah barat. Sebab, jalan nasional wilayah timur rencananya akan dilebarkan oleh Pemkab Bojonegoro.

Sehingga, pemerintah pusat fokus melebarkan jalan di wilayah barat. “Yang sudah kita lebarkan adalah wilayah Sudu, Gayam. Itu selesai sebelum Lebaran,” ungkap Yuda.

Dalam waktu dekat, akan dilanjutkan lagi di wilayah tersebut. Namun, tidak panjang. Hanya 1 kilometer (km) saja. Namun, setelah itu akan dilanjutkan lagi hingga Kecamatan Padangan.

“Dalam waktu dekat itu yang setelah Sudu. Sekitar 1 kilometer,” jelasnya.

Yuda menjelaskan, jalan nasional di Bojonegoro memang rata-rata sudah memiliki lebar ideal. Yakni 7 meter. Namun, dengan volume kendaraan begitu tinggi, lebar jalan itu dinilai kurang. Sehingga, perlu dilakukan pelebaran. “Kalau sesuai standar ya hanya 7 meter. Tapi, akan kita lebarkan lagi,” jelasnya.

Kondisi jalan nasional yang parah memang di kawasan Desa Sudu itu. Tanah yang bergelombang membuat jalan semakin cepat rusak. Sehingga, pihaknya mendahulukan kawasan itu untuk dilakukan perbaikan. Tidak hanya itu, jalan itu juga dilakukan peninggian 40 sentimeter (cm). Sehingga, jalan tidak mudah bergelombang.

Menurut Yuda, jalan nasional yang volume kendaraannya padat ada di wilayah timur. Yakni Bojonegoro-Babat. Sebab, pada jam-jam tertentu kondisinya sangat padat. Namun, masalah itu bisa diatasi dengan pelebaran jalan.

Sebab, ukuran jalan dengan lebar 7 meter dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi arus lalu lintas (lalin) sepadat itu. “Pemkab sudah beberapa kali berkoordinasi dengan kita. Perizinan sudah mulai diproses,” jelasnya.

Rencananya, pemkab akan mulai melakukan pelebaran jalan nasional tahun depan. Pemkab akan melakukan pelebaran jalan itu secara bertahap. Tahap pertama tahun depan akan dilebarkan sisi selatan. Setelah itu, tahun depannya baru sisi utara. Pengerjaan akan dilakukan oleh dinas pekerjaan umum (DPU) bina marga dan tata ruang.

(bj/zim/rij/aam/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia