Kamis, 18 Jul 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro
Pilkades Sukoharjo Juga Dibatalkan

325 Pendatang Baru Hadapi Cakades Petahana

16 Juni 2019, 14: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

Ilustrasi

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Kepala desa (kades) menjadi jabatan banyak diidamkan orang. Itu terlihat banyaknya jumlah peserta pilkades serentak. Dari 154 desa menggelar pilkades tahun ini, ada 408 orang siap memperebutkan kursi kades. Dari jumlah itu 325 orang adalah pendatang baru atau penantang petahana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Faisol Ahmadi menjelaskan, jumlah desa awalnya melaksanakan pilkades 156 desa. Namun, ada dua desa pelaksanaannya dibatalkan. Yakni Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, dan Desa Kalirejo, Kecamatan Kapas.

‘’Sehingga, jumlah finalnya itu,’’ terang Faisol kemarin (15/6).

Dalam satu desa jumlah pesertanya beragam. Mulai dua calon hingga lima calon. Sebab, batas maksimal jumlah calon adalah 5 orang. Sejumlah desa ada yang pendaftarnya mencapai 5 orang lebih. Sehingga, dilaksanakan seleksi tulis calon kepala desa (cakades). Peserta yang lolos yang memperoleh nilai lima teratas.

Faisol melanjutkan, Jumat (14/6) lalu semua desa yang menggelar pilkades sudah melakukan penetapan calon dan pengundian nomor urut. Proses selanjutnya masa kampanye para calon kades. ‘’Senin nanti kita kumpulkan camat untuk pembekalan,’’ jelasnya.

Kabid Bina Pemerintah Desa (Pemdes) Dinas PMD Ira Madda menjelaskan, jumlah awal peserta pilkades 410 orang yang tersebar di 155 desa. Namun, jumlah itu masih belum dikurangi Desa Sukoharjo, Kalitidu. Di desa itu ada dua calon yang akan berlaga. Namun, pilkades di desa itu ditunda.

‘’Kalau yang di Kalirejo sudah pasti ditunda,’’ terangnya.

(bj/zim/rij/yan/ai/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia