Selasa, 12 Nov 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Manajemen Tak Berkomentar, Suporter kian Pesimistis

16 Juni 2019, 11: 30: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BUTUH KEJELASAN: Barisan suporter kala mendukung Persibo. Elemen suporter menyayangkan minimnya pergerakan manajemen membentuk tim.

BUTUH KEJELASAN: Barisan suporter kala mendukung Persibo. Elemen suporter menyayangkan minimnya pergerakan manajemen membentuk tim. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Kegundahan suporter akan kejelasan langkah Persibo Bojonegoro menyongsong Liga 3 semakin menjadi-jadi. Hingga saat ini belum adanya geliat manajamen menunjuk pelatih atau membentuk skuad tim.

Manajemen diminta lebih pro-aktif berkomunikasi dengan elemen suporter. Termasuk kendala harus dihadapi bersama, agar mengantisipasi elemen suporter berencana memboikot pertandingan atau mengosongkan tribun.

Sekretaris Drago Tifoso Curva Nord Andri Adi Kusuma mengatakan, rencana memboikot ini diusung karena tak ingin Persibo hanya sekadar berpartisipasi tanpa target di Liga 3. "Kalau manajemen tak segera menunjukkan komitmen target, kita siapkan boikot masal dan mengosongkan tribun utara," tegasnya.

Dia menyayangkan sepinya pergerakan manajemen mempersiapkan tim. Padahal, suporter dan publik saat ini ingin mengetahui kabar manajemen menyiapkan skuad Persibo.

Semakin mengulur waktu, tentu pembentukan tim akan seadanya dan kurang maksimal. "Waktunya sudah mepet sekali. Kita berkaca dari musim lalu, persiapan mepet dan minim hasilnya Persibo terseok-seok," jelasnya.

Hal ini tengah dipersiapkan pihaknya bukan karena tak cinta pada Persibo. Bahkan, hal ini merupakan salah satu bentuk kepeduliannya. Sebab, kondisi ini membuat rasa pesimisnya semakin memuncak.

Arif Bondet, perwakilan dari Boromania juga menuturkan hal sama. Dia juga pesimistis akan pergerakan manajemen. Sebab, tidak menunjukkan adanya target lolos ke Liga 2. "Tidak terlihat adanya komitmen untuk naik kasta," imbuh dia.

Menurut dia, jika keikutsertaan Persibo sebagai pemanis, alangkah lebih baik vakum saja. Sebab, Persibo merupakan salah satu tim besar pernah disegani. Kondisi seperti ini cukup disayangkan.

"Kalau memang manajemen masih sanggup dan punya komitmen, harus berbenah. Tunjukkan komitmen dengan segera menunjuk pelatih dan mengadakan seleksi pemain," tuturnya.

Sementara itu, CEO Persibo Abdullah Umar tidak berkomentar. Saat dihubungi tidak diangkat, namun saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, dia membalas, "Konfirmasi ke Bu Sally," kata dia.

Adapun berlanjut melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Persibo Sally Atyasasmi, juga tidak ada jawaban. (dny/rij)

(bj/dny/rij/yan/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia