Rabu, 29 Jan 2020
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Sebanyak 155 Desa Tetapkan Cakades

15 Juni 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

MEMILIH KADES: Panitia menjelaskan mekanisme tes tulis, Kamis (13/6). Kemarin, penetapan cakades.

MEMILIH KADES: Panitia menjelaskan mekanisme tes tulis, Kamis (13/6). Kemarin, penetapan cakades. (M. NURCHOLISH/JAWA POS RADAR BOJONEGORO)

Share this      

BOJONEGORO - Sebanyak 155 desa telah menetapkan calon kepala desa (cakades) kemarin (14/6). Tahapan itu menandakan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 26 Juni mendatang kian dekat. Hanya satu desa gagal menggelar rapat pleno penetapan cakades. Yakni Desa Kalirejo, Kecamatan Kota. Pilkades Kalirejo terpaksa ditunda tahun depan.

“Ndak ada penetapan. Gagal menggelar pilkades tahun ini,” kata Sudarmono, salah satu panitia pilkades Kalirejo.

Dia mengatakan, panitia pilkades tak menggelar rapat penetapan cakades, karena sesuai hasil unjuk rasa bulan lalu di DPRD Bojonegoro, diminta mengikuti pilkades gelombang ketiga. Rencananya berlangsung tahun depan.

Sebab, untuk pilkades serentak tahun ini, salah satu bakal calon meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi bertepatan dengan proses pendaftaran gelombang pertama telah ditutup, karena sebelumnya hanya ada dua bakal calon kepala desa.

“Padahal sebelumnya sudah rapat musdes (musyawarah desa). Hasilnya tetap akan digelar pilkades tahun ini. Tapi, pemkab meminta pilkades tahun depan,” ujarnya.

Dia menambahkan, karena tidak mendapatkan persetujuan pilkades serentak tahun ini, panitia akhirnya tidak menetapkan cakades. Sehingga, status kepanitiaan sampai saat ini juga tak jelas. Meskipun saat proses pendaftaran, panitia sudah mengeluarkan sejumlah anggaran untuk operasional. “Biar ditangani pemkab,” ketusnya.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Bojonegoro Djoko Lukito memastikan jumlah desa yang menggelar pilkades serentak tahun ini berkurang. Dari 156 desa, hanya 155 desa yang bisa menggelar pilkades. Karena satu desa, yaitu Desa Kalirejo tidak bisa menggelar tahun ini. “Kalirejo tak bisa menggelar tahun ini karena salah satu calonnya meninggal,” katanya.

(bj/msu/rij/aam/cho/min/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia